Peringatan Dini Cuaca 3 Harian BMKG Sulsel, Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hingga Banjir dan Longsor
Berita Harian, dnid.co.id – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan merilis Peringatan Dini Cuaca dan Potensi Bencana Hidrometeorologi 3 Harian yang berlaku mulai tanggal 12 s/d 14 Februari 2025.
Pada tanggal 12 Februari 2025, 10 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang.
Pada tanggal 13 Februari 2025, 14 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, Sidrap, Enrekang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang.
Pada tanggal 14 Februari 2025, 16 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bulukumba, Sidrap, Enrekang, Wajo, Bone, dan Sinjai, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang
Tak hanya itu, beberapa daerah juga berpotensi terdampak banjir selama dalam 3 hari ini. Adapun daerah yang berpotensi terdampak banjir di antaranya, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Takalar, Jeneponto, dan Gowa.
Untuk wilayah berpotensi terdampak tanah longsor pada tanggal 12 dan 13 Februari di antaranya, Gowa, Maros, Barru, dan Bantaeng. Sedangkan, pada tanggal 14 Februari bertambah dua daerah yaitu Luwu Timur dah Enrekang.
Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapi cuaca ekstrem serta tetap mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Peringatan Dini Cuaca 3 Harian BMKG Sulsel, Sebagian Besar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hingga Banjir dan Longsor
SELASA, 11 FEBRUARI 2025
Berita Harian, dnid.co.id - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Sulawesi Selatan merilis Peringatan Dini Cuaca dan Potensi Bencana Hidrometeorologi 3 Harian yang berlaku mulai tanggal 12 s/d 14 Februari 2025.
Pada tanggal 12 Februari 2025, 10 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang.
Pada tanggal 13 Februari 2025, 14 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, Sidrap, Enrekang, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, dan Takalar, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang.
Pada tanggal 14 Februari 2025, 16 daerah masuk dalam wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/perut dan angin kencang, diantaranya Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Parepare, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Gowa, Takalar, Bulukumba, Sidrap, Enrekang, Wajo, Bone, dan Sinjai, serta pesisir selatan Sulawesi Selatan berpotensi angin kencang
Tak hanya itu, beberapa daerah juga berpotensi terdampak banjir selama dalam 3 hari ini. Adapun daerah yang berpotensi terdampak banjir di antaranya, Barru, Pangkep, Maros, Makassar, Takalar, Jeneponto, dan Gowa.
Untuk wilayah berpotensi terdampak tanah longsor pada tanggal 12 dan 13 Februari di antaranya, Gowa, Maros, Barru, dan Bantaeng. Sedangkan, pada tanggal 14 Februari bertambah dua daerah yaitu Luwu Timur dah Enrekang.
Masyarakat diharapkan untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri untuk menghadapi cuaca ekstrem serta tetap mengikuti perkembangan cuaca dari sumber resmi.