Orang Tua Murid di Jeneponto Nekat Jambak Guru, Tak Terima Anaknya Dihukum
Jeneponto, DNID.co.id, – Seorang guru di UPT Sekolah Dasar Neger (SDN) 14 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan bernama Nursiah, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh orangtua murid di area sekolah.
Insiden penganiayaan tersebut ditenggarai adanya perselisihan di dalam kelas dua hari sebelum kejadian.
“Itu kronologinya dua hari yang lalu, anak dari orang tua siswa ini pato-toai (kurang sopan, red) saat guru Nursiah sedang menjelaskan materi pelajaran,” kata sumber yang meminta identitasnya tak disebutkan, Rabu (12/8/2026).
Merespons perilaku murid tersebut, Nursiah sempat memberikan tindakan disiplin secara tegas terhadap siswa itu.
Tak terima anaknya ditindak, orang tua siswa kemudian mendatangi sekolah bersama 2 orang kerabatnya. Begitu bertemu dengan korban di dalam wilayah sekolah, pelaku langsung melakukan aksi penganiayaan secara fisik.
“Langsung dijambak di dalam wilayah sekolah,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 14 Tamalatea, Saenab, hingga kini belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait insiden tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.
Kini, insiden dugaan penganiayaan guru oleh orang tua siswa ini pun berbuntut panjang. Pasalnya, korban telah melaporkan orang tua siswa tersebut ke Polisi.
Laporan ini pun dibenarkan, oleh Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman saat dikonfirmasi pada Rabu (12/8).
“Sementara diterima laporannya,” singkatnya.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Orang Tua Murid di Jeneponto Nekat Jambak Guru, Tak Terima Anaknya Dihukum
KAMIS, 13 AGUSTUS 2026
Jeneponto, DNID.co.id, - Seorang guru di UPT Sekolah Dasar Neger (SDN) 14 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan bernama Nursiah, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh orangtua murid di area sekolah.
Insiden penganiayaan tersebut ditenggarai adanya perselisihan di dalam kelas dua hari sebelum kejadian.
"Itu kronologinya dua hari yang lalu, anak dari orang tua siswa ini pato-toai (kurang sopan, red) saat guru Nursiah sedang menjelaskan materi pelajaran," kata sumber yang meminta identitasnya tak disebutkan, Rabu (12/8/2026).
Merespons perilaku murid tersebut, Nursiah sempat memberikan tindakan disiplin secara tegas terhadap siswa itu.
Tak terima anaknya ditindak, orang tua siswa kemudian mendatangi sekolah bersama 2 orang kerabatnya. Begitu bertemu dengan korban di dalam wilayah sekolah, pelaku langsung melakukan aksi penganiayaan secara fisik.
"Langsung dijambak di dalam wilayah sekolah," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah UPT SDN 14 Tamalatea, Saenab, hingga kini belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait insiden tersebut saat dikonfirmasi melalui pesan whatsapp.
Kini, insiden dugaan penganiayaan guru oleh orang tua siswa ini pun berbuntut panjang. Pasalnya, korban telah melaporkan orang tua siswa tersebut ke Polisi.
Laporan ini pun dibenarkan, oleh Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman saat dikonfirmasi pada Rabu (12/8).