Perbakin Tanggamus: Membentuk Generasi Muda Disiplin Lewat Olahraga Menembak
Oplus_131072
Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG— Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga menembak, nama Perbakin atau Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia kian sering menjadi perbincangan. Namun, di tengah popularitas tersebut, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh apa itu Perbakin, serta peran pentingnya dalam membina atlet dan menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, termasuk di daerah seperti Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Perbakin merupakan organisasi resmi yang menaungi kegiatan olahraga menembak dan berburu di Indonesia. Didirikan pada tahun 1953, organisasi ini berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sejak awal, Perbakin memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi atlet menembak, mulai dari tingkat daerah hingga internasional.
Olahraga menembak bukan hanya soal ketepatan membidik sasaran. Di balik aktivitas ini, terdapat unsur kedisiplinan, ketenangan, fokus, serta tanggung jawab yang tinggi. Menurut para pelatih dan pembina di lingkungan Perbakin, karakter-karakter tersebut menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan kepada setiap anggota, khususnya generasi muda.
“Menembak bukan hanya soal teknis. Ini soal mental, etika, dan kontrol diri,” ujar WD Fatchurrohman, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perbakin Tanggamus.
Sebagai organisasi yang berorientasi pada pembinaan, Perbakin memiliki sejumlah tugas dan tujuan strategis:
1. Membina Generasi Muda Berkarakter
Perbakin berkomitmen mencetak generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab. Melalui program latihan yang terstruktur dan pendekatan yang etis, para anggota bukan hanya belajar teknik menembak, tapi juga sportivitas, kerja sama tim, dan pengendalian emosi—semua ini penting di tengah tantangan era digital yang serba cepat.
2. Berkontribusi terhadap Dunia Olahraga Nasional dan Internasional
Cabang olahraga menembak telah membawa nama Indonesia ke podium internasional dalam ajang seperti SEA Games dan Asian Games. Keberhasilan ini tentu tak lepas dari dukungan organisasi seperti Perbakin yang secara konsisten membina dan menyiapkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah.
3. Meluruskan Persepsi Masyarakat
Tidak bisa dimungkiri, masih ada stigma negatif terhadap olahraga menembak karena keterkaitannya dengan senjata api. Namun, Perbakin menjalankan semua aktivitasnya berdasarkan standar keamanan yang ketat serta dalam pengawasan aparat berwenang. Kegiatan menembak dalam lingkungan olahraga sangat berbeda dengan penggunaan senjata dalam konteks kekerasan. Justru, lewat pelatihan yang benar, anggota diajarkan nilai-nilai kedamaian dan tanggung jawab dalam menggunakan peralatan menembak.
4. Menggali dan Mengembangkan Potensi Daerah.
Tanggamus dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak atlet menembak yang berprestasi. Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan Perbakin, potensi tersebut bisa digarap secara optimal. Pelatihan rutin, kompetisi lokal, hingga program talent scouting menjadi langkah-langkah nyata untuk mengangkat prestasi daerah ke kancah nasional.
Oleh karena itu Ketua Pengkab Perbakin Tanggamus, WD Fatchurrohman, menekankan bahwa mendukung Perbakin bukan semata soal hobi terhadap senapan atau kompetisi menembak, melainkan bagian dari upaya kolektif dalam membentuk generasi yang tangguh, berprestasi, dan beretika.
“Kami ingin Perbakin menjadi tempat yang inklusif, aman, dan edukatif. Bukan hanya untuk atlet, tapi juga untuk masyarakat umum yang ingin memahami lebih dalam soal dunia menembak,” ujarnya.
Diharapkan peran serta masyarakat, karena ini sangat penting dalam menghapus stigma dan memperluas pemahaman tentang olahraga menembak. Dengan mengenal Perbakin lebih dekat, masyarakat dapat melihat bahwa olahraga ini bukan hanya soal target, melainkan juga tentang pembentukan karakter dan semangat juang. Di tangan anak-anak muda Tanggamus dan daerah lainnya, olahraga menembak bisa menjadi jalan menuju masa depan yang cerah, penuh disiplin, dan membanggakan. (Mar_tha)
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Perbakin Tanggamus: Membentuk Generasi Muda Disiplin Lewat Olahraga Menembak
SENIN, 5 MEI 2025
Tanggamus DNID MEDIALAMPUNG— Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga menembak, nama Perbakin atau Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia kian sering menjadi perbincangan. Namun, di tengah popularitas tersebut, masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh apa itu Perbakin, serta peran pentingnya dalam membina atlet dan menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, termasuk di daerah seperti Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Perbakin merupakan organisasi resmi yang menaungi kegiatan olahraga menembak dan berburu di Indonesia. Didirikan pada tahun 1953, organisasi ini berada di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Sejak awal, Perbakin memiliki komitmen untuk mengembangkan potensi atlet menembak, mulai dari tingkat daerah hingga internasional.
Olahraga menembak bukan hanya soal ketepatan membidik sasaran. Di balik aktivitas ini, terdapat unsur kedisiplinan, ketenangan, fokus, serta tanggung jawab yang tinggi. Menurut para pelatih dan pembina di lingkungan Perbakin, karakter-karakter tersebut menjadi nilai utama yang ingin ditanamkan kepada setiap anggota, khususnya generasi muda.
“Menembak bukan hanya soal teknis. Ini soal mental, etika, dan kontrol diri,” ujar WD Fatchurrohman, Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Perbakin Tanggamus.
Sebagai organisasi yang berorientasi pada pembinaan, Perbakin memiliki sejumlah tugas dan tujuan strategis:
1. Membina Generasi Muda Berkarakter
Perbakin berkomitmen mencetak generasi muda yang disiplin dan bertanggung jawab. Melalui program latihan yang terstruktur dan pendekatan yang etis, para anggota bukan hanya belajar teknik menembak, tapi juga sportivitas, kerja sama tim, dan pengendalian emosi—semua ini penting di tengah tantangan era digital yang serba cepat.
2. Berkontribusi terhadap Dunia Olahraga Nasional dan Internasional
Cabang olahraga menembak telah membawa nama Indonesia ke podium internasional dalam ajang seperti SEA Games dan Asian Games. Keberhasilan ini tentu tak lepas dari dukungan organisasi seperti Perbakin yang secara konsisten membina dan menyiapkan atlet-atlet berprestasi dari berbagai daerah.
3. Meluruskan Persepsi Masyarakat
Tidak bisa dimungkiri, masih ada stigma negatif terhadap olahraga menembak karena keterkaitannya dengan senjata api. Namun, Perbakin menjalankan semua aktivitasnya berdasarkan standar keamanan yang ketat serta dalam pengawasan aparat berwenang. Kegiatan menembak dalam lingkungan olahraga sangat berbeda dengan penggunaan senjata dalam konteks kekerasan. Justru, lewat pelatihan yang benar, anggota diajarkan nilai-nilai kedamaian dan tanggung jawab dalam menggunakan peralatan menembak.
4. Menggali dan Mengembangkan Potensi Daerah.
Tanggamus dinilai memiliki potensi besar dalam mencetak atlet menembak yang berprestasi. Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan Perbakin, potensi tersebut bisa digarap secara optimal. Pelatihan rutin, kompetisi lokal, hingga program talent scouting menjadi langkah-langkah nyata untuk mengangkat prestasi daerah ke kancah nasional.
Oleh karena itu Ketua Pengkab Perbakin Tanggamus, WD Fatchurrohman, menekankan bahwa mendukung Perbakin bukan semata soal hobi terhadap senapan atau kompetisi menembak, melainkan bagian dari upaya kolektif dalam membentuk generasi yang tangguh, berprestasi, dan beretika.
“Kami ingin Perbakin menjadi tempat yang inklusif, aman, dan edukatif. Bukan hanya untuk atlet, tapi juga untuk masyarakat umum yang ingin memahami lebih dalam soal dunia menembak,” ujarnya.
Diharapkan peran serta masyarakat, karena ini sangat penting dalam menghapus stigma dan memperluas pemahaman tentang olahraga menembak. Dengan mengenal Perbakin lebih dekat, masyarakat dapat melihat bahwa olahraga ini bukan hanya soal target, melainkan juga tentang pembentukan karakter dan semangat juang. Di tangan anak-anak muda Tanggamus dan daerah lainnya, olahraga menembak bisa menjadi jalan menuju masa depan yang cerah, penuh disiplin, dan membanggakan. (Mar_tha)