Memberitakan Pihak Lain Tanpa Konfirmasi? Ini Aturan Main PPMS!

JAKARTA – Pedoman Pemberitaan Media Siber (PPMS) – Butir 2b menytakan: “Verifikasi untuk berita yang dapat merugikan pihak lain dilakukan dengan memberikan kesempatan konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.”

Dalam dunia pers siber, memuat tuduhan atau informasi tunggal tanpa konfirmasi adalah kesalahan fatal. Mengapa? Karena setiap produk jurnalistik wajib menjunjung tinggi asas cover both sides (keberimbangan) dan asas praduga tak bersalah.

Pihak yang dituduh, dirugikan, atau disudutkan dalam sebuah isu wajib berikan ruang dan kesempatan yang adil untuk menyampaikan klarifikasi atau tanggapannya sebelum atau saat berita disajikan.

Bagaimana Wartawan Melakukannya?

Upaya Maksimal Konfirmasi: Wartawan harus secara aktif menghubungi pihak terkait (via telepon, pesan tertulis, atau wawancara langsung) dan mencatat rekam jejak upaya konfirmasi tersebut.

Keberimbangan Nyata: Berita tidak boleh hanya berisi klaim dari satu pihak, melainkan harus menyajikan fakta dari kedua belah pihak secara proporsional.

Risiko Jika Melanggar

Menayangkan berita yang merugikan seseorang/lembaga tanpa upaya konfirmasi yang jelas dapat dikategorikan sebagai berita sepihak (tidak berimbang), menghakimi, atau fitnah. Hal ini membuka celah sengketa berat di Dewan Pers dan mencoreng kredibilitas media siber tersebut.

Bagaimana jika pihak yang ingin dikonfirmasi sulit dihubungi atau sengaja menghindar? Apakah beritanya boleh langsung tayang? Ada yang tahu syarat khususnya dalam PPMS?

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mahmud Marhaba

Sumber Berita: Mahmud Marhaba (Ketua Umum DPP PJS)

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan
Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata
BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah
Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi
Inovasi Tiada Henti
Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?
Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!
Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:30 WITA

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Akhmad Munir, Melantik Pengurus PWI Sulawesi Selatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:17 WITA

Belajar dari Bali, MKTI Sulsel Dorong Konservasi Tanah dan Air Berbasis Ekowisata

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:31 WITA

BPK Sorot Tiga UPTD Disdikbud Lampung, Belanja Rp201,8 Juta diduga Bermasalah

Rabu, 30 September 2026 - 06:05 WITA

Merayakan 1 Dekade FHQ An-Najm Sulawesi Selatan: Menjaga Cahaya Al-Qur’an, Menumbuhkan Generasi

Selasa, 22 September 2026 - 21:39 WITA

Inovasi Tiada Henti

Kamis, 17 September 2026 - 19:01 WITA

Mengapa Kami Memilih Berjuang Bersama PJS?

Jumat, 11 September 2026 - 21:31 WITA

Awas! Abaikan Hak Jawab, Media Siber Bisa Kena Sanksi Denda Rp500 Juta!

Rabu, 9 September 2026 - 15:27 WITA

Karaeng Tamamaung: Sosok Spritual dan Ajaran Kehidupan yang Tetap Relevan

Berita Terbaru