Ratusan Personil Polda Sulbar Terima Vaksin Booster

Mamuju, BeritaQ.com – Kebijakan Pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19 melalui Vaksinasi di Indonesia menuai Pro dan Kontra ditengah masyarakat, bahkan ada pihak yang menyebarkan berbagai isu-isu negatif yang menyebabkan sebagian masyarakat takut dan enggan untuk di vaksin.

Dalam hal ini, Salah satu langkah yang di ambil oleh Polda Sulbar dan jajarannya untuk menepis isu Hoax tersebut adalah dengan mewajibkan seluruh personilnya untuk mengikuti Vaksinasi.

Dari tangkapan lensa, Jum’at (04/02/22) terlihat ratusan orang pasukan Bhayangkara memadati Aula Polda Sulbar yang menjadi lokasi pusat vaksinasi Bosster atau vaksinasi lanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol Syamsu Ridwan usai menerima Vaksin ke-3 mengatakan bahwa manfaat Vaksin Booster ini sangat baik bagi masyarakat karena dapat menurunkan resiko penularan virus varian covid-19 khususnya dalam menangkal jenis Omicron yang penularannya 500 kali lebih cepat.

“Saat ini Varian virus Covid-19 jenis Omicron sudah mewabah hingga ke Negara kita, sehingga Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk pencegahan virus ini dengan mewajibkan vaksinasi ke-tiga atau yang dikenal dengan vaksin Booster,” ujar Syamsu.

Ia menambahkan, sejauh ini Vaksin Booster memiliki manfaat yang sangat baik dalam mencegah penularan Covid dan pihaknya memberikan contoh kepada Masyarakat dengan melakukan Vaksin kepada seluruh Personilnya.

“Jangan takut untuk Vaksin dan jangan percaya dengan Hoax, buktinya bisa kita lihat sendiri, ratusan personil kami sudah di Vaksin dan alhamdulillah semuanya merasakan kondisi yang lebih baik dan sehat-sehat saja,” ungkap juru bicara Polda Sulbar ini.

Simpan Gambar:

Jumat, 4 Februari 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir
Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah
Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:17 WITA

Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 04:51 WITA

Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 04:38 WITA

Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Senin, 13 April 2026 - 20:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Rabu, 1 April 2026 - 18:10 WITA

Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:24 WITA

Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?

Berita Terbaru