Warga Keluhkan Pelayanan Dinas Sosial Kota Makassar, Minta Perhatian Walikota

Makassar, BeritaQ.com – Pelayanan sosial kembali mengalami keluhan dari Masyarakat terkait permohonan pembuatan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Kota Makassar.

Salah satu warga di Kota Makassar mengeluh perihal pelayanan yang dilakukan oleh Dinas Sosial kota Makassar lantaran permohonannya mengajukan pembuatan kartu Indonesia Sehat (KIS) ditolak oleh pihak Dinsos.

RM (inisial), Warga Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar mengungkapkan bahwa dirinya hendak mengajukan permohonan pembuatan kartu KIS kepada Dinsos Makassar lantaran tidak memiliki cukup biaya untuk pengobatan anaknya yang sedang mengalami gangguan kesehatan.

Akan tetapi, bukan mendapatkan keringanan, RM mengaku mendapatkan kesulitan saat hendak mengajukan permohonan dikarenakan pihak Dinsos kota Makassar justru mengharuskan RM untuk melakukan pembayaran BPJS Mandiri agar bisa diberikan pelayanan.

“Saya mau uruskan KIS buat anak saya yang sedang sakit. Tapi masih ditolak oleh Dinsos. Katanya harus bayar dulu BPJS Mandiri,” ungkapnya saat diwawancarai, Rabu (27/4/2022).

RM mengaku dirinya sudah tidak sanggup melakukan pembayaran BPJS Mandiri lantaran ia dan suaminya sudah tidak memiliki penghasilan tetap dan hanya bergantung pada gaji buruh bangunan yang tidak menentu.

“Tidak sanggupka lagi bayar kalau Mandiri. Tidak ada mi penghasilan tetap. Kadang jadi buruh bangunan tidak menentu, ujarnya dengan sedih.

Meski sudah melampirkan surat keterangan tidak mampu sebagai salah satu syarat untuk diajukan ke Dinas Sosial, namun belum bisa ditindaklanjuti terkait pembuatan kartu Indonesia Sehat.

Sementara itu, Pihak Dinsos Kota Makassar saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya bukan menolak pembuatan kartu, akan tetapi dipending lantaran BPJS Mandiri yang dimiliki oleh RM sedang bermasalah pembayarannya.

Hal ini diungkapkan oleh ML yang merupakan staff di Dinas Sosial kota Makassar kepada Jurnalis BeritaQ.com bahwasanya aturan dari pusat tidak bisa memproses kalau masih bermasalah terkait pembayaran BPJS Mandiri yang dimiliki dalam satu keluarga.

” Kami bukan menolak, cuman dipending. Karena sistem kami melihat ada masalah pembayaran BPJS Mandiri nya. Dan nda bisa dibuatkan KIS meskipun sudah ada surat keterangan tidak mampu yang dilampirkan, ” paparnya saat dikonfirmasi Via telpon.

Atas kejadian ini, RM hanya bisa berharap kepada walikota Makassar, Moch. Ramdhan Pomanto, agar memberikan perhatian kepada warga yang kurang mampu dalam hal kesehatan dan juga sangat menyayangkan sikap dari Dinsos Makassar yang dianggap menyulitkan Masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“kami berharap pak wali bisa berikan perhatian dan memberikan teguran kepada Dinsos agar tidak terlalu mempersulit masyarakat yang sedang kesusahan dan darurat dalam mengurus kartu untuk pengobatan, ” tutup RM.

Simpan Gambar:

Rabu, 27 April 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Pemdes dan Polsek Tak Mampu Mediasi, Warga Kanjilo Gowa Akan Adukan Penutupan Akses Jalan ke Bupati dan Dinas PUPR
Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan
Sistem Proteksi Kebakaran Kantor BPJS Dipastikan Normal Usai Inspeksi Damkar
BAZNAS Bone Salurkan 114 Paket Gizi untuk Stunting dan Ibu Hamil
Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir
Wakil Bupati Rahmat Hidayat Dorong Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP RI
Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bantaeng Salurkan Benih Unggul ke Petani Lokal
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:10 WITA

Pemdes dan Polsek Tak Mampu Mediasi, Warga Kanjilo Gowa Akan Adukan Penutupan Akses Jalan ke Bupati dan Dinas PUPR

Sabtu, 18 April 2026 - 13:17 WITA

Jumat Bersih, Bupati Bantaeng Keliling dan Turun Langsung Bersihkan Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 - 09:52 WITA

Sistem Proteksi Kebakaran Kantor BPJS Dipastikan Normal Usai Inspeksi Damkar

Sabtu, 18 April 2026 - 09:22 WITA

BAZNAS Bone Salurkan 114 Paket Gizi untuk Stunting dan Ibu Hamil

Sabtu, 18 April 2026 - 04:51 WITA

Pemkab Padang Pariaman Relokasi Puskesmas Sintuk ke Lokasi Lebih Aman dari Banjir

Sabtu, 18 April 2026 - 04:44 WITA

Wakil Bupati Rahmat Hidayat Dorong Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih ke KKP RI

Sabtu, 18 April 2026 - 04:38 WITA

Dinkes Padang Pariaman Klarifikasi Kematian Pasien, Disebabkan Komplikasi Atonia Uteri Pascapersalinan

Jumat, 17 April 2026 - 19:03 WITA

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bantaeng Salurkan Benih Unggul ke Petani Lokal

Berita Terbaru