Buka Diskusi Terfokus Ekpose Progres Penetapan Hutan Adat, Ini Penegasan Wabub Melawi

Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen membuka secara resmi Diskusi Terfokus Ekpose Progress Penetapan Hutan Adat di Kabupaten Melawi. Foto Humas/Ist

Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen membuka secara resmi Diskusi Terfokus Ekpose Progress Penetapan Hutan Adat di Kabupaten Melawi. Foto Humas/Ist

Melawi, DNID Kalbar- Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen membuka secara resmi Diskusi Terfokus Ekpose Progress Penetapan Hutan Adat di Kabupaten Melawi, diselenggarakan di Convention Hall Kantor Bupati Melawi kemarin.

Trifornia Erny sebagai Direktur Lembaga Bela Banua Talino, dalam laporannya menyampaikan, bahwa saat ini ada 5 Hutan Adat yang sudah diajukan penetepan status Hutan Adat dalam wilayah Masyarakat Hukum Adat di wilayah Kabupaten Melawi.

Lima Hutan Adat tersebut adalah Hutan adat Rasau Sebaju dalam wilayah MHA Dayak Katab Kebahan Dusun Sebaju, Desa Nanga Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh seluas 198 hektar. Hutan Adat dalam wilayah MHA Dayak Laman Tawa, Kampung Karangan Panjang, Desa Nanga Libas, Kecamatan Sokan seluas 13.096 hektar.

Selanjutnya, Hutan Adat dalam wilayah MHA Dayak Laman Tawa, Kampung Boyutn, Desa Nanga Libas, Kecamatan Sokan seluas 3.917 hektar. Hutan Adat dalam wilayah MHA Laman Tawa, Kampung Teluai, Desa Nanga Libas, Kecamatan Sokan seluas 3.040 hektar. Dan Hutan Adat dalam wilayah MHA Dayak Limbai Kelaet, Desa Landau Leban, Kecamatan Menukung seluas 2.667 hektar.

“Pada kegiatan ini kita akan berbagi informasi tentang progress penetapan Hutan Adat dan rencana kegiatan kedepannya yang akan dilakukan di 5 komunitas MHA yang sudah dilakukan verifikasi teknis hutan adat,”ujarnya

Sementara itu, Wakil Bupati Melawi, Drs. Kluisen dalam arahannya menyampaikan dalam melestarikan Hutan Adat harus sejalan dengan aspek kelestarian lingkungan dan berdampak pada kesejahteraan rakyat. Dimana kolaborasi dan sinergitas antara pemerintah, komunitas dan masyarakat sangat diperlukan demi kesejahteraan rakyat.

“Mari kita bersama-bersama menjaga dan melestarikan hutan untuk kesejahteraan masyarakat kita, mudah-mudahan dengan adanya hutan adat dapat turut berdampak pada ekonomi masyarakat,”terangnya.

Wakil Bupati juga menghimbau agar masyarakat tetap mematuhi aturan yang berlaku tentang hutan adat, hal tersebut guna untuk meminimalisir segala konflik yang dapat terjadi di masyarakat,”pungkasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 1 November 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari
Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan
Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak
Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng
Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan
Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:42 WITA

Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:19 WITA

Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Milad ke-60 KAHMI, Wali Kota Appi Buka Ruang Kritik dan Gagasan untuk Pembangunan Makassar

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WITA

AWAS! 14 Hari ke Depan Polisi Bone Gelar Razia Besar-Besaran, Pelanggaran Ini Jadi Sasaran Utama

Berita Terbaru