Usai dikeluhkan Kerap Makan Korban, FOPAD Timbun Jalan Berlobang dalam Kota Nanga Pinoh

Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi secara swadaya dan gotong royong menambal jalan berlobang ruas jalan nasional tepatnya jalan Nanga Pinoh- Kota Baru

Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi secara swadaya dan gotong royong menambal jalan berlobang ruas jalan nasional tepatnya jalan Nanga Pinoh- Kota Baru

Melawi DNID Kalbar-Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi secara swadaya dan gotong royong menambal jalan berlobang ruas jalan nasional tepatnya jalan Nanga Pinoh- Kota Baru saat ini kondisinya sangat memperhatikan, kupak- kapik di beberapa titik.

Sebab, selama ini banyak pengendara, khususnya sepeda motor sering mengalami kecelakaan di lokasi tersebut.

Ketua FOPAD Kabupaten Melawi, Saleh mengatakan, bersama-sama anggota melakukan gotong royong untuk menambal jalan rusak di ruas jalan nasional. Sehingga jalan tersebut bisa dilewati pengendara dengan nyaman, meski tidak seperti jalan aspal yang mulus,”ujarnya, saat ditemui dilokasi, Senin (10/04).

“Lubang di ruas jalan Nanga Pinoh- Kota Baru saat ini sangat banyak ditemui. Kondisi tersebut sangat mengancam pengendara karena rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

Saleh juga berharap, pemerintah dapat cepat dan tanggap untuk perbaikannya, sehingga jangan dibiarkan berlama lama sampai banyak memakan korban.

Hingga berita ini diturunkan dari pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional Kalimantan Barat belum bisa dimintai keterangan terkait kondisi jalan yang rusak dan berlobang di beberapa titik.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 10 April 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa
Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan
Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara
Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak
Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan
Dr Ratna Pertanyakan Gugatan Perdata di PN Pangkalpinang, Ini Alasannya
Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspada Penipuan Online dan Jangan Berikan Kode OTP
Analisis AQI 3 Tahun Terakhir, 2026 Jadi Tahun Terburuk Kualitas Udara di Maros
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:57 WITA

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:42 WITA

Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Dr Ratna Pertanyakan Gugatan Perdata di PN Pangkalpinang, Ini Alasannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:59 WITA

Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspada Penipuan Online dan Jangan Berikan Kode OTP

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WITA

Analisis AQI 3 Tahun Terakhir, 2026 Jadi Tahun Terburuk Kualitas Udara di Maros

Berita Terbaru