Imbauan Kapolres Melawi diabaikan, Perang Petasan Masih Terjadi
Aksi perang petasan dan kembang api kembali terjadi di Jembatan Sungai Pinoh
Melawi DNID Kalbar-Aksi perang petasan dan kembang api kembali terjadi di Kabupaten Melawi, Senin (24/04( disore Hari.
Imbauan Kapolres Melawi
Aksi berbahaya yang dilakukan para warga itu berlangsung di Jembatan Sungai Pinoh Desa Sidomulyo kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i sebelumnya telah mengingatkan, bahwa pihaknya tidak akan mentolerir apabila ada warga yang nekat melakukan perang mercon dan kembang api di Jembatan Sungai Pinoh.
“Kami tidak mentolerir dan akan menindak tegas warga yang nekat melakukan perang mercon di Jembatan Sungai Pinoh,” tegas Kapolres AKBP Syafi’i saat Rakor Linsek pengamanan jelang Idul Fitri di Aula Tribrata Mapolres Melawi pada Sabtu, (15/4) yang lalu.
AKBP Muhammad Syafi’i pada saat itu juga secara tegas menyampaikan, terhadap pemasok mercon dan kembang api yang tidak sesuai peraturan, pihaknya akan menindak tegas sebagai cara memutus mata rantai serta menjadi prioritas.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Imbauan Kapolres Melawi diabaikan, Perang Petasan Masih Terjadi
SELASA, 25 APRIL 2023
Melawi DNID Kalbar-Aksi perang petasan dan kembang api kembali terjadi di Kabupaten Melawi, Senin (24/04( disore Hari.
Aksi berbahaya yang dilakukan para warga itu berlangsung di Jembatan Sungai Pinoh Desa Sidomulyo kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat.
Kapolres Melawi AKBP Muhammad Syafi’i sebelumnya telah mengingatkan, bahwa pihaknya tidak akan mentolerir apabila ada warga yang nekat melakukan perang mercon dan kembang api di Jembatan Sungai Pinoh.
“Kami tidak mentolerir dan akan menindak tegas warga yang nekat melakukan perang mercon di Jembatan Sungai Pinoh,” tegas Kapolres AKBP Syafi’i saat Rakor Linsek pengamanan jelang Idul Fitri di Aula Tribrata Mapolres Melawi pada Sabtu, (15/4) yang lalu.
AKBP Muhammad Syafi’i pada saat itu juga secara tegas menyampaikan, terhadap pemasok mercon dan kembang api yang tidak sesuai peraturan, pihaknya akan menindak tegas sebagai cara memutus mata rantai serta menjadi prioritas.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.