21 Tahun Pengabdian, Letting Pegasus 31050/2 Rajut Kembali Kebersamaan di Wajo

Wajo, DNID.co.id — Dua puluh satu tahun perjalanan Pengabdian sebagai prajurit bukanlah waktu yang singkat. Di balik perjalanan panjang tersebut, tersimpan beragam pengalaman, perjuangan, pengorbanan, serta ikatan persaudaraan yang tumbuh kuat di antara sesama prajurit.

Semangat itulah yang mewarnai kegiatan reuni Letting Prajurit 31050/2, atau yang dikenal dengan sebutan Pegasus, yang digelar di Kabupaten Wajo. Pertemuan ini menjadi momentum istimewa bagi para prajurit untuk kembali merajut kebersamaan setelah melewati dua dekade lebih bersama.

Reuni bukan sekadar ajang melepas rindu. Ini adalah kesempatan untuk mengenang masa-masa awal perjuangan, mempererat silaturahmi, serta menjaga ikatan persaudaraan yang telah terbangun sejak menapaki dunia militer.

Bagi para anggota Letting Pegasus 31050/2, perjalanan selama lebih dari dua dekade tentu menyimpan cerita masing-masing. Tugas dan tanggung jawab membawa mereka ke berbagai tempat, sementara waktu dan jarak menjadi dinamika yang tak terelakkan. Namun, perbedaan penugasan dan perjalanan hidup tidak menghapus ikatan yang telah terjalin.

Dipilihnya Kabupaten Wajo sebagai lokasi reuni kali ini menghadirkan ruang hangat untuk kembali berkumpul. Canda, cerita, dan kenangan menjadi pengikat yang mempertemukan kembali rekan-rekan seperjuangan dalam satu semangat: menjaga persaudaraan agar tetap hidup sepanjang masa.

Lebih dari sekadar pertemuan, reuni ini menjadi pengingat bahwa pengabdian seorang prajurit tidak hanya tercermin dari tugas yang dijalankan, tetapi juga dari nilai solidaritas, loyalitas, dan kepedulian terhadap sesama.

Memasuki tahun ke-21 pengabdian, Letting Pegasus 31050/2 diharapkan terus menjaga kekompakan dan memperkuat silaturahmi. Sebab, perjalanan boleh membawa setiap prajurit ke tempat yang berbeda, tetapi kenangan dan persaudaraan yang telah dibangun akan selalu memiliki tempat tersendiri.

Di Kabupaten Wajo, kebersamaan itu kembali dirajut — bukan hanya untuk mengenang masa lalu, melainkan juga untuk merawat persaudaraan yang diharapkan terus tumbuh, melintasi waktu, dan menguatkan semangat pengabdian pada masa mendatang.​

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 26 Oktober 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Rilis

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

26 Orang Terjaring Razia Pekat, Satpol PP Pangkalpinang Siapkan Evaluasi Izin Penginapan
Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari
Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan
Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak
Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng
Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:06 WITA

26 Orang Terjaring Razia Pekat, Satpol PP Pangkalpinang Siapkan Evaluasi Izin Penginapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:36 WITA

21 Tahun Pengabdian, Letting Pegasus 31050/2 Rajut Kembali Kebersamaan di Wajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:42 WITA

Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:19 WITA

Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan

Berita Terbaru