Kematian Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage Dinilai Janggal, Ketua Komcab Melawi Minta Kapolri Usut Tuntas

Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage ( Ist)

Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage ( Ist)

Melawi Minta Kapolri Usut Tuntas
Melawi DNID Kalbar-Patirnus, S.Pd. Ketua Komisariat Cabang ( Komcab) Melawi meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut tuntas kematian Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage dinilai Janggal.

Patirnus juga mengajak kepada seluruh pengurus Pemuda Katolik se-Indonesia untuk mengawal atas kejadian tersebut.

“Kami meminta pelaku diadili secara hukum positif dan hukum adat serta kode etik,”ujar Patirnus kepada DNID Media, Rabu (26/07), ketika ditemui di kediaman korban di Nanga Pinoh.

Patirnus juga menuntut agar Polri membentuk tim khusus pencari fakta kematian Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage.

“Mendesak Kapolri segera usut tuntas kematian Bripda Ignatius Dwi Frisca Sirage, kami juga meminta Kapolri bentuk tim khusus pencari fakta kematian bripka IDFS,” ujar Patirnus.

Patirnus juga menambahkan, insiden yang menyebabkan Bripda IDF meninggal diketahui terjadi pada Minggu (24/7). Pihak keluarga langsung diberitahu oleh kepolisian pada hari itu.

“Kejadian di Bogor, tanggal 24 Juli. Orang tua diinformasikan hari itu juga, tapi saat itu di bilang korban sakit. Hanya diminta datang ke Jakarta. Soal kronologi keluarga diminta hasil penyelidikan dan penyidikan,”jelasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 26 Juli 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa
Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan
Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara
Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak
Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan
Dr Ratna Pertanyakan Gugatan Perdata di PN Pangkalpinang, Ini Alasannya
Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspada Penipuan Online dan Jangan Berikan Kode OTP
Analisis AQI 3 Tahun Terakhir, 2026 Jadi Tahun Terburuk Kualitas Udara di Maros
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:57 WITA

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:42 WITA

Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:28 WITA

Dr Ratna Pertanyakan Gugatan Perdata di PN Pangkalpinang, Ini Alasannya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:59 WITA

Polres Bangka Barat Imbau Warga Waspada Penipuan Online dan Jangan Berikan Kode OTP

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:41 WITA

Analisis AQI 3 Tahun Terakhir, 2026 Jadi Tahun Terburuk Kualitas Udara di Maros

Berita Terbaru