Hindari Konflik Antar Warga, 3 Ormas di Melawi Mediasi Sengketa Lahan Sawit Antara Eddy Hartono Wijaya dan Rita Tjung

Foto bersama

Foto bersama

Melawi DNID Kalbar-Tiga organisasi kemasyarakatan (Ormas) besar di Kabupaten Melawi telah memediasi permasalahan sengketa lahan perkebunan kelapa sawit status pribadi antara Eddy Hartono Wijaya alias Asang dan Rita Tjung.

Sebelumnya sengketa ini bermula atas penutupan atau pemagaran jalan poros antar Dusun di Desa Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh oleh TBBR Melawi atas perintah Rita Tjung.

Atas kejadian tersebut, tiga Ormas di Melawi yakni Dewan Adat Dayak (DAD), Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) dan Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) melakukan upaya mediasi antara pihak Eddy Hartono Wijaya alias Asang dan Rita Tjung, meminta kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan lahan tersebut dengan musyawarah, Minggu (08/10) di Gedung MABT, Nanga Pinoh.

Setelah dilakukan pertemuan yang dipimpin Ketua DAD Melawi, Kluisen, berharap kedua belah pihak menemukan kesepakatan akan menyelesaikan permasalahan sengketa lahan kebun sawit ini dengan secara kekeluargaan.

Dari hasil pertemuan itu ketiga Ormas itu merumuskan beberapa poin keputusan bersama diantaranya, menghindari terjadinya gesekan antara warga masyarakat, diperintahkan kepada TBBR untuk membuka atas penutupan atau pemagaran jalan poros itu.

Kemudian, mendukung aparat penegak hukum dan Pemerintah Daerah untuk segera mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan Perundang-undangan atas penutupan/pemagaran jalan poros yang mengakibatkan terganggunya aktivitas masyarakat, berpotensi menimbulkan konflik antar warga.

Kesepakatan lainnya, kepada para pihak yang bersengketa agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat merusak, mengubah, mengurangi, menghilangkan sebagian atau seluruh objek sengketa sampai dengan permasalahan ini memiliki kekuatan hukum yang tetap (Putusan Inkrah ).

Selain itu juga, diperintahkan segera membuka, membongkar, melepas semua atribut dan kelengkapan lainnya yang terpasang di jalan poros antar dusun di Desa Kebebu karena menggangu ketertiban umum.

Keputusan bersama itu ditandatangani masing-masing kedua belah pihak yang bersengketa, Ormas yang mediasi dan disaksikan KBO Sat Intelkam Polres Melawi Aipda Yakin Puas, Eddy Hartono Tanuwidjaja (Asang) bersama kuasa hukumnya Usman J. Sucipto Ombo dan Yustinus Bianglala.

Dihubungi terpisah, Rita Tjung, saat diminta tanggapannya terkait kesepakatan ini, mengatakan, bahwa tujuan saya, hanya agar orang yang tidak berhak atas kebun miliknya dan saya bisa

atasi sambil menunggu proses pelaporan dirinya di Polda Kalbar.

Ia juga menyebut masih menunggu hasil keputusan dari Pengadilan Negeri,”ujarnya.

Dia menambahkan, jalan poros yang ditutup merupakan areal lahan miliknya sendiri dan tidak ada pemukiman warga di areal perkebunan sawit,”jelasnya

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 10 Oktober 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa
Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari
Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan
Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara
Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak
Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng
Berita ini 190 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:57 WITA

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:55 WITA

Polres Bangka Selatan Sita 3.040 Liter Pertalite Bersubsidi di Toboali, Satu Tersangka Diamankan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:05 WITA

Gempa Bumi Bermagnitudo 4.0 Guncang Tahuna, Kep. Sangihe, Sulawesi Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:42 WITA

Dugaan Judi Kodok-Kodok di Jalan Ampera Toboali, Warga Desak Polres Bangka Selatan Bertindak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:19 WITA

Bukan Musibah, Tapi Kelalaian Orang Tua! Anak 14 Tahun Bawa Mobil, Nyawa Melayang di Libureng

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:14 WITA

Dari Masjid di Belitung Timur, Wakapolda Babel Mendesak Warga Memperkuat Pengawasan dan Melaporkan Ancaman Keamanan

Berita Terbaru