Bulan Penuh Berkah, Siswa/i MTsN 4 Bone Menjadi Lebih Sehat

Memasuki hari ke-11 Bulan Ramadhan 1445 H, berdasarkan laporan yang didapat oleh Kepala MTsN 4 Bone dari Pengurus UKS bahwa belum terdapat siswa/i yang dirawat melalui UKS MTsN 4 Bone. Hal tersebut berbanding terbalik dengan bulan bulan biasanya diluar bulan puasa. Setidaknya ada saja setiap harinya satu dua siswa/i yang dirawat ringan akibat pingsan/kelelahan atau setidaknya minta obat seperti obat sakit kepala, dan maag, Jumat (22/03/2024).

Hal tersebut dijelaskan oleh Erni Agustina selaku pengelola UKS MTsN 4 Bone saat melakukan pemeriksaan rutin kepada para guru dan staff Tata Usaha MTsN 4 Bone. “Alhamdulillah efek melaksanakan puasa ini memberikan dampak positif bagi kesehatan siswa. jadi kebiasaan kita menunggu siswa di UKS, kali ini kita yang masuk ke masing masing kelas menanyakan bagaimana kesehatan siswa/i.” lanjut Erni Agustina.

Membenarkan hal tersebut, MTsN 4 Bone Andi Ridwan mengatakan bahwa UKS MTsN 4 Bone selalu siap menempatkan 2 orang petugas kesehatan dari UKS . Hal tersebut untuk mengantisipasi jika ada siswa, guru dan pegawai yang sakit dan segera memerlukan pertolongan kesehatan. Alhamdulillah dari laporan yang kami terima selama bulan ramadhan ini belum ada warga MTsN 4 Bone yang mendapatkan perawatan.” Ujar Andi Ridwan.

“Dan untuk mengantisipati hal tersebut kedepan, pemeriksaan rutin bagi siswa, guru dan pegawai tetap terus kita lakukan. seperti hari ini kita kembali memeriksa tekanan darah dan jantung para guru dan pegawai serta memberikan tablet penambah darah yang baru saja kita dapatkan bantuan dari puskesmas Libureng.” lanjut Andi Ridwan

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 22 Maret 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit
Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto
Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien
LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar
Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:15 WITA

Diduga Oknum Polisi Aniaya Warga, Kepala Diinjak, Kemaluan Ditarik Hingga Masuk Rumah Sakit

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28 WITA

Jadi Rapor Merah, Kepesertaan KB Vasektomi Pria di Bantaeng Masih Nol Akseptor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:43 WITA

Bau Menyengat dan Dikerubungi Lalat, Tumpukan Sampah Ganggu Kenyamanan di RSUD Jeneponto

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WITA

Tumpukan Sampah di RSUD Lanto Daeng Pasewang Bau Menyengat Ganggu Kenyamanan Pasien

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:47 WITA

LBH Tombak Keadilan Desak Pemerintah Segera Atasi Memburuknya Polusi Udara di Makassar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:02 WITA

Diduga Ada Kongkalikong Tender Rehab Lontara 6 RSUD Jeneponto, Penawaran Terendah Justru Kalah

Berita Terbaru