Antisipasi Keracunan Akibat Makanan, Disperindag Imbau Warga Waspada Makanan Kadaluwarsa Beredar

Kota. Bengkulu.co.id – Disperindag mengimbau seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat membeli makanan hasil produksi pabrik guna mengantisipasi keracunan akibat mengkonsumsi makanan kedaluwarsa.

“Kami terus mengimbau agar masyarakat saat membeli suatu barang atau makanan harus hati-hati dengan mengecek komposisi nya dan kondisi fisik nya terlebih dahulu,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perdagangan Disperindag Kota Bengkulu, dilansir dari laman Antaranews, Minggu (13/10/24).

Dalam keterangannya ia menyebutkan bahwa barang atau makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa biasanya akan ditarik kembali oleh produsen atau distributor dari warung-warung ataupun grosir-grosir yang ada di pasaran.

Namun, masih banyak pedagang di Kota Bengkulu yang masih meletakkan barang atau makanan yang tidak layak jual diletakkan di tempat yang pembeli kira barang tersebut masih dijual.

Untuk itu, Disperindag Kota Bengkulu terus melakukan pemantauan terhadap produk kemasan yang memiliki masa edar agar tetap dalam keadaan layak konsumsi di wilayah tersebut.

Pemantauan dilakukan sebab setiap makanan harus memiliki ketahanan dengan istilah baik digunakan sebelum waktu yang telah ditentukan dan jika dikonsumsi melebihi tanggal tersebut dikhawatirkan bisa membuat konsumen sakit ataupun berbahaya.

Selain itu, Disperindag Kota Bengkulu bekerja sama dengan Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu untuk melakukan sosialisasi dan penindakan jika ditemukan nya pedagang yang menjual produk kemasan yang kedaluwarsa.

Selanjutnya, ia juga menyebutkan bahwa pihaknya dan pihak terkait juga terus melakukan inspeksi mendadak secara rutin guna memastikan produk kemasan yang diperjualbelikan di Kota Bengkulu memiliki jangka aman tanggal kedaluwarsa.

Dengan terus dilakukan pemantauan tersebut, pihaknya berharap agar masyarakat dapat berperan aktif untuk melakukan pengawasan terkait masa kedaluwarsa produk kemasan saat membeli barang dengan mengecek sebelum membeli.

Simpan Gambar:

Senin, 14 Oktober 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi AP

Editor: M Akbar

Sumber Berita: Redaksi

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah
Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?
Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum
Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!
Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Senin, 13 April 2026 - 20:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Rabu, 1 April 2026 - 18:10 WITA

Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:24 WITA

Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:20 WITA

Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:25 WITA

Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:45 WITA

Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA