Bayam Duri Ini Nyatanya Miliki Banyak Manfaat bagi Tubuh

Jakarta. DNID.co.id- Bayam duri memiliki batang tegak bercabang dengan duri tajam. Daunnya berbentuk oval meruncing dan berwarna hijau tua, sedangkan bunganya tumbuh bergerombol dalam 1 tangkai.

Bayam ini sering dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi banyak penyakit. Seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai obat, tetapi masyarakat lebih sering menggunakan daunnya untuk mengobati berbagai penyakit.

Daun bayam duri mengandung beragam senyawa tanaman, seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, kumarin, dan karotenoid. Tak hanya itu, daun bayam ini juga mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin K, folat, zat besi, dan kalsium.

Dilansir dari berbagai sumber, Senin (10/3/25), berikut sederet manfaat bayam duri yang dapat Anda peroleh, antara lain:

1. Memperkuat imunitas tubuh

Bayam duri mengandung vitamin C yang dapat meningkatkan imunitas tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih tahan terhadap infeksi dan tidak mudah sakit. Manfaat ini juga didukung oleh kandungan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh serta melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

2. Meningkatkan produksi ASI

Bayam duri sudah dimanfaatkan sejak lama sebagai ASI booster. Ini karena bayam duri mengandung zat besi yang tinggi, sehingga dapat membantu mencegah anemia pada ibu menyusui.

Dengan kadar zat besi yang cukup, tubuh lebih optimal dalam memproduksi sel darah merah, yang berperan dalam kelancaran sirkulasi darah dan distribusi nutrisi. Aliran darah yang lancar dapat mendukung produksi ASI dengan lebih baik, sehingga bayi mendapatkan asupan yang cukup.

3. Menurunkan demam

Bayam duri memiliki kerja yang mirip dengan paracetamol, yaitu sebagai antipiretik yang dapat membantu menurunkan demam. Kandungan senyawa aktif di dalam tanaman ini diketahui dapat membantu mengatur suhu tubuh dan meredakan gejala demam secara alami.

4. Menjaga kesehatan kulit

Bayam duri juga mengandung vitamin A yang membantu pergantian sel kulit dan menjaga kelembapan kulit. Tanaman ini juga mengandung vitamin C yang berperan dalam produksi kolagen untuk membuat kulit menjadi lebih elastis dan cerah.

Tak hanya itu, sifat antiradang pada bayam duri juga dapat membantu meredakan iritasi atau peradangan pada kulit, seperti jerawat atau luka.

5. Mengurangi nyeri sendi

Dalam pengobatan tradisional, bayam duri sering digunakan sebagai ramuan herbal untuk mengurangi nyeri akibat artritis atau rematik. Ini berkat senyawa antiradang pada bayam duri yang dapat membantu meredakan peradangan pada sendi.

Tak hanya itu, kandungan kalsium dan zat besi dalam bayam duri juga berperan dalam menjaga kepadatan tulang dan melancarkan sirkulasi darah. Hasilnya, kekakuan serta nyeri pada sendi dapat dikurangi.

6. Mengobati malaria

Bayam duri diketahui dapat mengobati malaria karena mengandung betasianin dan fenolik. Penelitian menyebutkan bahwa senyawa tersebut dapat melawan parasit penyebab malaria, sehingga bisa mempercepat pengobatan penyakit ini.

7. Mencegah dan membasmi cacingan

Bayam duri juga telah digunakan sebagai obat tradisional di India sebagai obat alami cacingan. Beberapa riset menunjukkan bahwa ekstrak bayam duri memiliki efek antiparasit, sehingga dapat membunuh cacing.

Meski demikian, efektivitas bayam duri sebagai obat cacingan belum diketahui dengan jelas karena belum banyak diteliti. Oleh karena itu, Anda tetap dianjurkan untuk minum obat cacing guna mengobati penyakit cacingan.

8. Mengontrol kadar gula darah

Ekstrak bayam duri juga diketahui dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Ini karena bayam duri diketahui mengandung antioksidan yang dapat mengoptimalkan kinerja insulin dalam mengatur stabilitas kadar gula darah.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 10 Maret 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: 02 MR

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar
IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WITA

RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar

Selasa, 29 September 2026 - 11:14 WITA

IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros

Rabu, 23 September 2026 - 20:22 WITA

RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional

Berita Terbaru

Sosial Politik

Resmi Dilantik, Chaidir Syam Menjadi Sekretaris DPW PAN Sulsel

Kamis, 8 Okt 2026 - 05:48 WITA