Bawang Putih dan Timun bisa Netralkan Kolesterol? Ini Penjelasannya

Jakarta. DNID.co.id- Banyak orang yang mengklaim makan bawang putih hingga timun dapat menetralisir kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh. Namun faktanya?

Kolesterol sendiri sebenarnya bukan zat yang langsung diserap dari makanan, melainkan diproduksi oleh hati. Berbeda dengan trigliserida, yaitu jenis lemak yang beredar dalam darah, yang memang bisa masuk tubuh melalui makanan.

Setelah diserap oleh tubuh, trigliserida diolah di hati (liver) menjadi berbagai jenis kolesterol, seperti LDL (low-density lipoprotein), HDL (high-density lipoprotein), IDL (intermediate-density lipoprotein), dan VLDL (very low-density lipoprotein).

LDL yang sering disebut sebagai ‘kolesterol jahat’ dapat menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular jika kadarnya terlalu tinggi.

Spesialis penyakit dalam dari Mayapada Hospital, dr Roy Panusunan Sibarani, SpPD-KEMD., FES., mengatakan, bawang putih hingga timun memang mengandung antioksidan yang dapat memberikan manfaat untuk kesehatan.

Namun, lanjutnya, belum ada penelitian yang spesifik terkait jumlah kandungan yang dibutuhkan agar berdampak langsung pada kadar kolesterol lantaran kebutuhan setiap orang berbeda.

“Antioksidannya ada. Tapi jumlah yang kita perlukan itu secara saintifik belum ada yang pas. Apakah orang Indonesia sama dengan orang China? Apakah orang Indonesia sama dengan orang Eropa? Nggak ada,” ujar dr Roy dikutip dari Detik, Sabtu (12/4/25).

Menurutnya, penelitian terhadap makanan seperti bawang putih hingga timun di Indonesia untuk menetralisir kadar kolesterol masih terbilang cukup terbatas. Tak seperti di China dan Eropa yang kerap melakukan penelitian terhadap bahan alami tersebut.

“Di Eropa mereka sudah melakukan beberapa studi untuk ini juga ya. Di China juga, dia rajin banget bikin studi untuk bahan-bahan, makanan-makanan dasar setiap hari. Tapi di Indonesia kita belum. Jadi ya kami hanya mengambil beberapa dari luar negeri saja. Tapi ada, cuma dosisnya memang masih debatable, dan tiap orang beda,” terangnya.

Simpan Gambar:

Minggu, 13 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: 02 MR

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas
Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB
Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah
Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?
Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum
Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!
Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Senin, 13 April 2026 - 20:22 WITA

Pemkab Padang Pariaman Luncurkan Posyandu 6 SPM ILP, Transformasi Layanan Terpadu Berbasis Komunitas

Minggu, 12 April 2026 - 14:40 WITA

Campak Melonjak di Sulsel, 169 Anak Positif dan 7 Daerah Berstatus KLB

Rabu, 1 April 2026 - 18:10 WITA

Pasien Sesak Napas Mengaku Diminta Pulang Ambil Rujukan, Pihak RS Akademis Membantah

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:24 WITA

Hati-hati, Menyemprot Parfum ke Leher Bisa Berisiko bagi Kelenjar Tiroid?

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:20 WITA

Sengketa Parkir RSUD Lanto Dg Pasewang Jeneponto Belum Usai, CV Ahnaf Siapkan Upaya Hukum

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:25 WITA

Butuh Oralit Saat Puasa? Dokter: Cukup Air Putih Saja!

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:45 WITA

Menkes Soroti Kenaikan Kasus Siswa Berpikir Bunuh Diri, Butuh Upaya Pencegahan di Keluarga dan Sekolah

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA