Tersisa 165 Calon Paskibraka Jalani Tes Kesehatan, Sertu Kristianus: Dau Penyakit Tidak Bisa Ditolerir

Luwu Raya, DNID.co.id – Proses seleksi penerimaan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) mulai intens diselenggarakan untuk menyaring generasi muda-mudi Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam tugas pengibaran Sang Merah Putih 17 Agustus 2025.

 

Serangkaian proses telah dijalani mulai dari seleksi administrasi, tes intelegensi umum hingga saat ini tes kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik sebelum bertugas sebagai Paskibraka.

 

Babinsa Koramil 1403-09 Sabbang Sertu Kristianus mengatakan bahwa, beberapa tes kesehatan ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik calon Paskibraka prima atau sebaliknya. Di antaranya tes kesehatan mata, yang diperiksa langsung oleh tenaga medis.

 

“Yang paling kami waspadai ketika ada yang menderita asma karena dikhawatirkan akan mengganggu performa. Terlebih Paskibraka itu mengutamakan kemampuan saat baris berbaris, jadi kalau kita paksa dikhawatirkan asmanya akan kambuh,” sebutnya, saat ditemui di Gedung Aula Pemuda, Kabupaten Luwu Utara, Jumat (25/4/2025).

Sertu Kristianus menggarisbawahi dua penyakit yang tidak bisa ditoleransi bagi calon Paskibraka, yakni jantung dan patah tulang kaki.

 

“Seorang Paskibraka harus memiliki kaki yang kuat, untuk menopang saat melangkah secara tegap,” jelasnya.

 

Untuk keputusan para peserta didik lolos atau tidak, tergantung hasil pemeriksaan dokter. Apabila dokter memutuskan ada kerawanan jika dipaksakan ikut Paskibraka, maka panitia mengikuti keputusan dokter.

 

“Dari semula 168 kini masih tersisa 165 anak yang masih berjuang mengikuti serangkaian tes lainnya,” terangnya.

 

Salah seorang calon Paskibraka, Jihan Birgita B siswi kelas X SMK Negeri 7 Luwu Utara mengungkapkan, kesungguhan agar diterima sebagai bagian dari anggota Paskibraka, saat perayaan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.

 

Berbagai aktivitas fisik selama beberapa waktu lalu intens dioptimalkan agar mampu bersaing dan lolos melanjutkan perjuangan seniornya sebagai Paskibraka di tingkat Kabupaten.

 

“Motivasi terbesar saya dan dua teman saya dari SMK Negeri 7 Lutra menjadi Calon Anggota Paskibraka Kabupaten tahun 2025. Persiapan yang saya lakukan rutin aktivitas fisik, istirahat cukup, tidak mengonsumsi es dan makan berlebihan,” ujarnya.

 

Sementara, Kepala Badan Kesbangpol Luwu Utara Abdul Hakim Bukara didampingi Kabid Ideologi Wawasan Kebangsaan Sosial Budaya dan Agama, Tadi Bulan dan Sekretaris Syahruddin. Untuk para peserta yang telah melakukan registrasi dan wajib untuk mengisi biodata diri pada formulir E yang sudah disiapkan panitia untuk menunggu pemanggilan pemeriksaan dari Tim Kesehatan.

 

Untuk diketahui yang masuk tim kesehatan yakni, dr Fahmil Agung dan Ansaruddin Siamin, S.Kep.

 

Adapun pelaksanaan tes kesehatan diawali dengan ukur tinggi badan dan berat badan yang ideal, sesuai juknis yang telah ditentukan oleh BPIP Pusat.

 

Kemudian dilanjutkan pemeriksaan fisik umum antara lain, tanda vital, buta warna/minus tidak memakai lensa. Kemudian pemeriksaan penyakit dalam spt, infeksi sakuran pernafasan, radang paru, asthma, tbc, varises di kaki, ambean DB, Gangguan saluran cerna, nyeri dada, jantung berdebar, ginjal, inspeksi saluran kemih.

 

*** Benny/Yustus

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 25 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Benny/Yustus

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota
Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal
Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto
RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar
IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade
Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan
Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros
RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:38 WITA

Perkuat Gizi Anak, Gubernur Sulsel Lepas Distribusi Bantuan Susu untuk 24 Kabupaten/Kota

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WITA

Direktur RSUD Jeneponto Pastikan IPAL Berfungsi Baik, Kapasitas Masih di Bawah Batas Maksimal

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12 WITA

Diduga Langgar Lingkungan dan Over Kapasitas, Kadis DLH Bungkam Soal IPAL RSUD Latopas Jeneponto

Rabu, 30 September 2026 - 15:45 WITA

RSUD Jeneponto Klarifikasi Sorotan IPAL, Sebut Kapasitas Pengolahan Limbah Masih Sesuai Standar

Selasa, 29 September 2026 - 11:14 WITA

IPAL RSUD Latopas Jeneponto Disorot, Gedung Bertambah Sedangkan Kapasitas Pengolahan Limbah Belum Di-upgrade

Kamis, 24 September 2026 - 22:19 WITA

Dugaan Keterlibatan Oknum TNI di Dapur Sekolah Rakyat Makassar, Perwira Inisial N Nyatakan Keberatan

Kamis, 24 September 2026 - 11:32 WITA

Dompet Dhuafa Sulsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Maros

Rabu, 23 September 2026 - 20:22 WITA

RSUD Parit Malintang Resmi Berganti Nama Menjadi RSUD Muslim Kasim, Bupati Dorong Peningkatan Pelayanan dan Rekrutmen Dokter Profesional

Berita Terbaru

Sosial Politik

Resmi Dilantik, Chaidir Syam Menjadi Sekretaris DPW PAN Sulsel

Kamis, 8 Okt 2026 - 05:48 WITA