15 Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG, PAM Sulsel Desak Investigasi Menyeluruh

Ketua PAM Sulsel, Yudistira. (dok.ist)

Ketua PAM Sulsel, Yudistira. (dok.ist)

Jeneponto, DNID.co.id – Insiden dugaan keracunan makanan yang menimpa belasan siswa di SDN 7 Kambutta Toa, Kecamatan Rumbia, terus menuai sorotan tajam.

Kali ini, Ketua Pergerakan Aktivis dan Mahasiswa Sulawesi Selatan (PAM Sulsel), Yudistira, angkat bicara dan mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan menyeluruh.

Yudistira menegaskan bahwa insiden yang melukai belasan siswa sekolah dasar tersebut tidak boleh dianggap sebagai kejadian biasa.

Menurutnya, ada indikasi kelalaian dalam standar operasional prosedur (SOP) pengolahan makanan yang harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

“Kami mendesak Kepolisian Resor Jeneponto untuk segera melakukan penyelidikan atas kasus ini. Harus ada kepastian hukum dan transparansi mengenai penyebab keracunan massal tersebut agar orang tua siswa tidak lagi merasa was-was,” tegas Yudistira dalam keterangannya, Jumat (24/4/2026).

Tak hanya mendesak jalur hukum, Yudistira juga melayangkan tuntutan keras kepada Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau penyedia program di Jeneponto.

Ia meminta aktivitas dapur yang memasok menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut segera dihentikan.

“Kami meminta Korwil terkait untuk segera menutup sementara operasional dapur yang memasok makanan ke SDN 7 Kambutta Toa. Keamanan pangan bagi adik-adik kita adalah harga mati,” tambahnya.

Bagi Yudistira, penutupan dapur ini penting dilakukan sebagai bentuk mitigasi sekaligus mempermudah tim investigasi dalam melakukan audit menyeluruh terhadap higienitas dan kualitas bahan baku yang digunakan.

PAM Sulsel menilai, program pemerintah yang sejatinya bertujuan mulia untuk meningkatkan gizi anak-anak jangan sampai ternoda oleh keteledoran pengelola di lapangan.

Kejadian yang menyebabkan 15 siswa harus dilarikan ke puskesmas dengan gejala gatal-gatal dan mual ini harus menjadi evaluasi total bagi seluruh penyelenggara program gizi di Jeneponto.

“Jika terbukti ada kelalaian, pihak pengelola dapur harus bertanggung jawab penuh. Jangan korbankan kesehatan anak-anak sekolah demi mengejar target distribusi semata,” pungkas Yudistira.

Hingga saat ini, publik masih menunggu hasil resmi uji laboratorium dari Dinas Kesehatan Jeneponto terkait sampel makanan yang diduga menjadi pemicu utama keracunan massal tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 25 April 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Muh Alam Nasrullah Syam

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA