Sampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda ISI Padang Panjang, Bupati JKA: Teknologi Tanpa Sentuhan Seni Hanyalah Ruang Kosong

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis Saat Menyampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda ISI Padang Panjang

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis Saat Menyampaikan Orasi Ilmiah di Wisuda ISI Padang Panjang

Padang Panjang, DNID Sumbar – Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis, mendapat kehormatan untuk menyampaikan orasi ilmiah dalam acara wisuda Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang yang digelar di Auditorium kampus tersebut pada Senin (5/5).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati John Kenedy Azis hadir di hadapan Rektor dan Wakil Rektor, para Dekan, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, dosen, civitas akademika, orang tua wisudawan/wisudawati, serta para lulusan yang hadir secara langsung.

Dalam orasinya, Bupati menyampaikan ucapan selamat, rasa bangga, dan apresiasi kepada para lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan di bidang seni dan budaya.

Ia menegaskan bahwa gelar yang diperoleh bukan sekadar simbol akademik, melainkan bukti perjuangan panjang yang melibatkan waktu, tenaga, dan pengorbanan usia.

“Tak ada yang lebih mahal dari waktu. Karena ia tak bisa diulang, tak bisa dibeli kembali. Maka sungguh mulia perjuangan ananda semua yang telah menukarkannya demi meraih gelar sarjana,” ungkap John Kenedy Azis.

Ia juga mengingatkan para lulusan untuk terus menatap masa depan. Menjadi lulusan ISI adalah pilihan hidup yang penuh makna, yang telah membawa mereka menapaki jalan seni. Ia menekankan bahwa seni dan kreativitas menjadi elemen penting dalam menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat, terutama di era digital saat ini.

“Teknologi tanpa sentuhan seni hanyalah ruang kosong. Semua produk teknologi modern, dari logo, desain aplikasi, hingga nada dering, tak akan bermakna tanpa karya para seniman,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya keberanian untuk bermimpi besar. Ia mengajak para lulusan untuk tidak hanya berorientasi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga melihat peluang global yang terbuka lebar melalui karya kreatif.

“Improve yourself by lifting your dream. Naikkan level mimpimu, maka akan naik pula kualitas dirimu,” pesannya.

Lebih lanjut, John Kenedy Azis mengajak para lulusan untuk tetap menghargai dan menjaga akar budaya masing-masing. Ia mengangkat kisah Malin Kundang sebagai simbol pentingnya menjaga hubungan dengan budaya asal.

“Banggalah menjadi anak Ranah Minang. Banggalah menjadi bagian dari kebudayaan besar Indonesia. Kreativitas kita tumbuh dari akar budaya,” katanya.

Menutup orasi ilmiah tersebut, ia berpesan agar para lulusan tidak melupakan kampung halaman. Ia mendorong mereka untuk kembali dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah asal dengan semangat dan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan.

“Berkelanalah dan berkaryalah, tapi jangan lupa pulang. Angkat derajat kampung halaman dengan karya dan semangat yang telah kalian bawa dari kampus ini,” tutupnya.

Acara wisuda ISI Padang Panjang berlangsung khidmat dan meriah. Ratusan lulusan beserta keluarga hadir dalam suasana penuh haru dan kebanggaan, menandai langkah awal para sarjana seni untuk mengabdi dan berkarya bagi bangsa dan budaya Indonesia.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 6 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Nahyan

Editor: Red Sumbar

Sumber Berita: Dinas Kominfo Padang Pariaman

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari
PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas
Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Selasa, 3 November 2026 - 17:17 WITA

PT. Mutiara Gunung Agung Klarifikasi Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng: Hanya Plesteran Karena Panas

Selasa, 3 November 2026 - 15:55 WITA

Operasi Patuh Pallawa 2026, Satlantas Polrestabes Makassar Edukasi Pelajar SMA

Selasa, 3 November 2026 - 11:30 WITA

Pasca RSUD La Palaloi Disorot, Chaidir Syam Minta Pelayanan Diperbaiki: ASN Itu Pelayan, Bukan Bos

Berita Terbaru