Warga Desak APH Tindak Tegas Aktor Tambang Ilegal Keranggan

BANGKA BARAT ,DNID.CO.ID — Ratusan warga Desa Keranggan, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, memprotes keras aktivitas tambang timah ilegal yang beroperasi di perairan desa mereka sejak sepekan terakhir. Ketegangan memuncak pada Jumat (16/5/2025), saat warga mendatangi gudang milik seorang warga bernama Ajang, yang diduga terlibat dalam pengelolaan tambang ilegal.

Aksi warga berujung ricuh dan terekam video yang kini tersebar luas di media sosial. Dalam rekaman itu, terlihat bentrokan antara warga dan pihak panitia tambang. Wajah seseorang yang disebut sebagai Ajang tampak jelas dalam video tersebut.

“Logikanya, mana mungkin mereka berani beroperasi lagi kalau tidak merasa aman? Kami khawatir ini bukan sekadar pembiaran, tapi ada keterlibatan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Sebelumnya, dilaporkan pula bentrokan antara dua kelompok yang diduga bagian dari panitia tambang ilegal. Mereka terlihat membawa senjata tajam di pesisir pantai Keranggan, memperkuat indikasi konflik horizontal.

Warga menduga terdapat pembiaran oleh aparat penegak hukum (APH) dan kemungkinan keterlibatan tokoh masyarakat. Tiga ketua RW berinisial Hdr, Ab, dan Skd disebut menerima “jatah” sebesar Rp 1.000 per kilogram timah dari tambang ilegal.

“Kalau wajahnya sudah kelihatan, masyarakat tahu siapa dia, tapi kok tidak ada penindakan? Kalau bukan pembiaran, ini bentuk ketidakberdayaan,” kata warga lainnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari APH atau pemerintah daerah. Masyarakat mendesak agar penegakan hukum dilakukan tegas dan transparan guna mencegah konflik sosial meluas.

Simpan Gambar:

Minggu, 18 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ale

Editor: REDAKSI DNID.CO.ID BABEL

Sumber Berita: KBO BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sidang Pembunuhan Sopir Angkot Bulukumba Ditunda, Tuntutan Dibacakan 27 April
Satresnarkoba Polres Poso dan Babinsa Berhasil Ringkus Dua Pengedar Sabu di Desa Tangkura
Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030
Gerebek Penimbunan BBM Subsidi, Ditreskrimsus Polda Sulteng Sita Ribuan Liter Bio Solar di Banggai Laut
Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’
Nasabah Dipidana Saat Tagih Hak: Skandal ‘Kriminalisasi’ Prudential Pecah di Depan Mahkamah Konstitusi
Andi Akmal Turun Tangan, Gaji 4 Bulan Petugas Kebersihan Bone Tak Dibayar, Utang Menjerat
Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 22:28 WITA

Sidang Pembunuhan Sopir Angkot Bulukumba Ditunda, Tuntutan Dibacakan 27 April

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WITA

Satresnarkoba Polres Poso dan Babinsa Berhasil Ringkus Dua Pengedar Sabu di Desa Tangkura

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WITA

Suara Baru dari Desa Kareloe Jeneponto: Sosok Ikbal yang Siap Mengabdi di BPD periode 2026-2030

Kamis, 16 April 2026 - 21:46 WITA

Gerebek Penimbunan BBM Subsidi, Ditreskrimsus Polda Sulteng Sita Ribuan Liter Bio Solar di Banggai Laut

Kamis, 16 April 2026 - 19:16 WITA

Poles-Poles Citra, Pemprov Sulsel Guyur Dana Miliaran ke Konten Kreator, DPRD Sebut Hasilnya ‘B Aja’

Kamis, 16 April 2026 - 08:56 WITA

Andi Akmal Turun Tangan, Gaji 4 Bulan Petugas Kebersihan Bone Tak Dibayar, Utang Menjerat

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WITA

Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 15 April 2026 - 21:03 WITA

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Berita Terbaru