Miris!! Oknum Polisi Polsek Panakkukang Makassar Diduga Aniaya Anak Remaja Salah Tangkap.

DNID Makassar Reskrim Polsek Panakukang diduga melakukan salah tangkap terhadap seorang pria bernama Ibrahim (18) buruh harian lepas,  asal Pampang dua, kelurahan pampang kecamatan Panakkukang kota Makasaar, Jumat dini hari ( 27/6/2025).

Selain polisi salah tangkap , polisi juga diduga melakukan penganiayaan terhadap Ibrahim, dalam pemeriksaan polisi Ibrahim dipaksa mengaku terlibat dalam tawuran kelompok yang terjadi di pampang 2 beberapa hari yang lalu.

Diketahui , dari peristiwa tawuran tersebut, sebelumnya 7 remaja yang di amankan polisi ,namun dari ketujuh orang itu , 3 diantaranya di pulangkan dengan alasan tidak cukup bukti terlibat aksi tawuran .

atas kejadian salah tangkap , pihak keluarga pun angkat bicara , mengaku keberatan dengan penangkapan yang dilakukan oleh anggota reskrim Polsek Panakukang, pasalnya Ibrahim sama sekali tidak ada saat tawuran/ perang kelompok di tempat tersebut.

“Kami keberatan, karena adik saya tidak ada di pampang /Makassar saat terjadi perang kelompok,” kata Ardianto Kakak kandung Ibrahim.

Kakak kandung Ibrahim menerangkan saat tawuran tersebut berlangsung, Ibrahim tengah berada di Morowali. Dia bekerja dan bahkan bukti-bukti pesan Whatsapp bersama orang tua masih ada.

“Adik saya ada di Morowali. Dia bekerja di sana dan masih ada bukti chat orang tua saya yang minta uang beli beras dan lainnya,” tambahnya.

Penangkapan Tanpa Surat Perintah Hingga Aniaya.

Pihak keluarga juga mempertanyakan terkait proses penangkapan tanpa menunjukkan surat perintah. Pihak keluarga pun tidak pernah diberitahu tentang apa akar masalahnya.

“Mereka datang tanpa surat apa-apa, langsung masuk tanpa permisi untuk menangkap adik saya. Kami bertanya ada apa, mereka hanya bilang di Polsek aja,” ujarnya.

Selain itu, adiknya disuruh mengakui terlibat dalam kasus perang kelompok. Parahnya, saat di Polsek Panakukang adiknya dipaksa memegang busur. Padahal dia tidak tahu apa-apa.

“Ada beberapa orang yang ditangkap termasuk adik saya. Saat di Polsek pak Kanit paksa pegang busur dan akui itu miliknya pada hal adik saya tidak tau menahu,” bebernya.

Hal yang paling membuat keluarga geram adanya luka di sekujur Ibrahim. Diduga luka itu karena dianiaya anggota polisi agar mengaku terlibat.

“Ada bengkak di bagian kaki adik saya. Polisi aniaya agar adik saya mau mengaku,” cetusnya.

Orang Tua Ibrahim Syok pada saat di mintai keterangan dari awak media, dan Minta Keadilan Seadil-adilnya.

Sementara itu, orang tua Ibrahim tampaknya syok karena anaknya tidak pernah sama sekali terlibat dalam perang kelompok tersebut.

“Anak saya ditangkap, dianiaya juga. Dia tidak tahu apa-apa kasian, saya cuman minta anak saya bisa bebas,” ujar ibu hasna (59)

Hingga saat ini, Ibrahim sudah ditahan selama dua pekan. Olehnya itu pihaknya berharap keadilan bahkan akan melaporkan kejadian itu ke Propam Polda Sulsel.

Dikonfirmasi terpisah via pesan Whatsapp , Kapolsek Panakukang Makassar, AKP Aris Satrio Sujatmiko,S.I.K,M.H mengatakan, terkait hal tersebut, sudah dilakukan gelar perkara.

“Tabe kapan bisa ke polsek biar kami jelaskan secara detail pak, dan itu kami bisa bantu kalau bisa dibantu “singkatnya.

Simpan Gambar:

Kamis, 10 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Kingshe

Editor: Admin

Sumber Berita: Keluarga terduga pelaku

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Polsek Bupon Tindaki Arena Sabung Ayam di Buntu Batu Luwu
Polsek Manggala Bongkar Sindikat Pencurian Baterai Tower Lintas Kabupaten, Dua Pelaku Diamankan
Usai Viral Tambang Ilegal Milik Oknum Dewan DPRD Gowa, Diduga Ada Upaya Sogok Aktivis
Awas! Oli Palsu Oplosan Beredar Ribuan Botol di Makassar, Terungkap Gudang di Maros
Viral Tangkap Lepas Dua Remaja, Satnarkoba Polres Maros Bantah Terima Uang
Satnarkoba Polres Maros Tangkap Lepas Dua Remaja Diduga Bayar Rp75 Juta
Kuasa Hukum Sebut Perdata, Kewajiban Pembayaran PT Lontara Jaya Sakti Masih Menggantung
Sidang Pembunuhan Sopir Angkot Bulukumba Ditunda, Tuntutan Dibacakan 27 April
Berita ini 383 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 17:28 WITA

Polsek Manggala Bongkar Sindikat Pencurian Baterai Tower Lintas Kabupaten, Dua Pelaku Diamankan

Senin, 20 April 2026 - 14:46 WITA

Usai Viral Tambang Ilegal Milik Oknum Dewan DPRD Gowa, Diduga Ada Upaya Sogok Aktivis

Senin, 20 April 2026 - 13:43 WITA

Awas! Oli Palsu Oplosan Beredar Ribuan Botol di Makassar, Terungkap Gudang di Maros

Sabtu, 18 April 2026 - 18:45 WITA

Viral Tangkap Lepas Dua Remaja, Satnarkoba Polres Maros Bantah Terima Uang

Sabtu, 18 April 2026 - 10:16 WITA

Satnarkoba Polres Maros Tangkap Lepas Dua Remaja Diduga Bayar Rp75 Juta

Jumat, 17 April 2026 - 17:10 WITA

Kuasa Hukum Sebut Perdata, Kewajiban Pembayaran PT Lontara Jaya Sakti Masih Menggantung

Kamis, 16 April 2026 - 22:28 WITA

Sidang Pembunuhan Sopir Angkot Bulukumba Ditunda, Tuntutan Dibacakan 27 April

Kamis, 16 April 2026 - 22:16 WITA

Satresnarkoba Polres Poso dan Babinsa Berhasil Ringkus Dua Pengedar Sabu di Desa Tangkura

Berita Terbaru

Serba-Serbi

Pemkab Sinjai Memulai Tahapan Pilkades Antarwaktu di Empat Desa

Senin, 20 Apr 2026 - 22:21 WITA

Serba-Serbi

POROS 98 Desak Prabowo Bubarkan BGN dan Hentikan Program MBG

Senin, 20 Apr 2026 - 20:53 WITA