Breaking News

Radio Player

Loading...

GRT Siap Gelar Konsolidasi Terbuka Terkait Dugaan Skandal Oknum DPRD Jeneponto

Sabtu, 6 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Makassar, dnid.co.id — Gerakan Rakyat Turatea (GRT) mengumumkan rencana menggelar konsolidasi terbuka pada Minggu, 7 Desember 2025, di Makassar.

Konsolidasi ini digelar sebagai respons atas polemik dugaan perselingkuhan yang menyeret Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Muhammad Basir, dan Anggota DPRD Takalar, Sri Reski Ulandari, yang belakangan menjadi perhatian publik.

GRT menilai isu tersebut tidak bisa dibiarkan mengambang tanpa penanganan tegas dari lembaga dan partai terkait. Melalui konsolidasi ini, GRT menegaskan tiga tuntutan utama yang akan disuarakan peserta aksi.
Dalam undangan resmi konsolidasi, GRT menyampaikan agenda tekanan moral terhadap lembaga etik dan partai. Tiga poin tuntutan tersebut yakni:
1. Mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Jeneponto untuk segera memproses dugaan pelanggaran moral dan kode etik secara transparan.
2. Menuntut DPW PKB Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas terhadap kader yang disebut dalam polemik tersebut.
3. Menggelar aksi mengepung lokasi Muswil DPW PKB Sulsel sebagai bentuk desakan agar isu ini tidak disikapi setengah hati.
GRT menyatakan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan integritas lembaga publik tetap terjaga.

ads

Perwakilan GRT, Andi Rifal, menegaskan bahwa konsolidasi terbuka ini bertujuan mendorong kepastian penanganan laporan masyarakat, bukan memperkeruh situasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Isu ini sudah viral, dan semua orang membicarakannya. Kami tidak ingin melihat dugaan seperti ini hanya dibiarkan menggantung. Konsolidasi ini adalah bentuk kontrol publik,” tegasnya.

Andi Rifal menegaskan bahwa GRT akan tetap mengawal proses ini hingga ada kejelasan dari lembaga terkait.

Simpan Gambar:

Penulis : Alam

Editor : Dito

Berita Terkait

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi
Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan
Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja
Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi
Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar
Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot
Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk
PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 01:53 WITA

Heboh! Diduga Oknum Polres Gowa Paksa Tarik Kendaraan Tanpa Dokumen Resmi

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:46 WITA

Rokok Helium Cukai SKT Menggempur Pangkalpinang, Negara Rugi Triliunan

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:54 WITA

Sidak di MGC Wali Kota Makassar Geram, Pegawai Kedapatan Santai dan Merokok Saat Jam Kerja

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:23 WITA

Kolaborasi KNPI Pangkalpinang dan Thorcon, Pemoeda Fun Run Jadi Ruang Sehat dan Edukasi Energi

Senin, 12 Januari 2026 - 14:31 WITA

Di Tengah Cuaca Ekstrem, Thorcon Power Perkuat Kepedulian Sosial untuk Warga Lubuk Besar

Sabtu, 10 Januari 2026 - 23:07 WITA

Miris! Tanpa Visum, Petani di Jeneponto Jadi Tersangka Usai Dituduh Cabuli Nenek 70 Tahun, Kinerja Penyidik Polres Disorot

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:46 WITA

Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:15 WITA

PLTN ThorCon Masih Wacana, Warga Perlang Minta Opini Publik Tak Digiring

Berita Terbaru