Nelayan Lansia Mentok Hilang di Laut, Basarnas Berpacu dengan Cuaca Buruk

Bangka Barat, Dnid.co.id — Langit kelabu menggantung rendah di Perairan Karang Berang-berang, Bangka Barat, Sabtu pagi.Ombak memecah sunyi, sementara harapan keluarga nelayan lansia bernama Adnan Sahid (67) terus digantungkan pada operasi pencarian yang kini berpacu dengan waktu dan cuaca. Adnan, warga Desa Keranggan, Kecamatan Mentok, dilaporkan hilang kontak sejak berangkat melaut dua hari lalu.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang resmi menerjunkan tim rescue untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik terakhir perahu kayu korban. Operasi SAR dilakukan setelah keluarga melapor karena Adnan tak kunjung pulang dari laut—sebuah pola yang tak biasa bagi nelayan berpengalaman itu.

Adnan berangkat melaut pada Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB, menuju fishing ground di Perairan Karang Berang-berang. Biasanya, ia telah kembali ke darat keesokan harinya sekitar pukul 09.00 WIB. Namun hingga Jumat sore (9/1/2026), perahu dan pemiliknya tak terlihat di dermaga.

“Kami menerima laporan semalam dan langsung memberangkatkan tim SAR ke lokasi kejadian,” ujar Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, S.E., Sabtu (10/1/2026).

Sebelum laporan resmi dibuat, rekan-rekan sesama nelayan telah berupaya melakukan pencarian mandiri. Mereka menyisir perairan sekitar menggunakan perahu seadanya. Namun laut seolah menutup rapat jejak Adnan. Tak ada tanda, tak ada serpihan, tak ada kabar.

Basarnas kemudian mengerahkan Unit Siaga SAR (USS) Mentok menuju koordinat duga 2°10’4.19″S 105°21’31.59″E, titik yang diyakini sebagai area aktivitas terakhir korban. Operasi pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

“Pencarian hari ini difokuskan pada penyisiran permukaan air. Kami berharap korban bisa segera ditemukan,” kata Mikel.

Namun operasi ini tidak berjalan mudah. Sejak dua hari terakhir, cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Bangka Belitung. Hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi menjadi tantangan utama tim SAR gabungan.

“Kondisi cuaca memang kurang bersahabat. Ini menjadi kendala di lapangan, tetapi pencarian tetap kami lakukan dengan mengutamakan keselamatan tim,” tegas Mikel.

Operasi SAR melibatkan tim gabungan, terdiri dari Rescuer USS Mentok, Satpolair Polres Bangka Barat, BPBD Bangka Barat, serta dibantu nelayan setempat yang memahami karakter perairan Karang Berang-berang—wilayah yang dikenal memiliki arus berubah-ubah dan karang tersembunyi.

Di darat, kecemasan tak bisa disembunyikan. Keluarga korban menanti dengan doa dan harap, menggantungkan asa pada setiap kabar dari laut. Hilangnya Adnan bukan sekadar peristiwa kecelakaan laut, tetapi potret rapuhnya keselamatan nelayan tradisional di tengah cuaca yang kian sulit diprediksi.

Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan, dan operasi pencarian masih terus berlanjut. Basarnas memastikan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala sesuai perkembangan di lapangan.

Simpan Gambar:

Sabtu, 10 Januari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ALE

Editor: DNID BABEL

Sumber Berita: BASARNAS BABEL

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

1.096 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang Jalani PKL Terpadu di Padang Pariaman
KI Pusat Dorong Revisi UU KIP: Transformasi Digital dan Penguatan Hak Publik Menjadi Fokus Utama
Perkuat Silaturahmi di Rantau, Rahmat Hidayat Ajak Perantau Piaman Investasi untuk Daerah
Podcast Deep Dialog KI Pusat: Mengupas Langkah Nyata Perempuan Tangguh di Era Digital
Jembatan Segera Dibangun, Dandim 1407/Bone Turun Tangan Usai Video Petani Seberangi Sungai Viral
Pelatihan Manajemen Staf Sat Brimob Polda Sulsel Digelar, Tekankan Profesionalisme Personel
PT TSM Bantah Cemari Lingkungan, Ini 4 Poin Hasil Mediasi di Gowa
NC Surabaya Jaringan H.WHB Malang Nekat Edarkan Rokok Bercukai Bukan Peruntukannya,Negara Rugi Besar, Aparat Didesak Bertindak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:37 WITA

1.096 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Padang Jalani PKL Terpadu di Padang Pariaman

Selasa, 21 April 2026 - 12:32 WITA

KI Pusat Dorong Revisi UU KIP: Transformasi Digital dan Penguatan Hak Publik Menjadi Fokus Utama

Selasa, 21 April 2026 - 12:30 WITA

Perkuat Silaturahmi di Rantau, Rahmat Hidayat Ajak Perantau Piaman Investasi untuk Daerah

Selasa, 21 April 2026 - 12:25 WITA

Podcast Deep Dialog KI Pusat: Mengupas Langkah Nyata Perempuan Tangguh di Era Digital

Selasa, 21 April 2026 - 11:15 WITA

Pelatihan Manajemen Staf Sat Brimob Polda Sulsel Digelar, Tekankan Profesionalisme Personel

Selasa, 21 April 2026 - 09:20 WITA

PT TSM Bantah Cemari Lingkungan, Ini 4 Poin Hasil Mediasi di Gowa

Selasa, 21 April 2026 - 07:51 WITA

NC Surabaya Jaringan H.WHB Malang Nekat Edarkan Rokok Bercukai Bukan Peruntukannya,Negara Rugi Besar, Aparat Didesak Bertindak

Senin, 20 April 2026 - 22:21 WITA

Pemkab Sinjai Memulai Tahapan Pilkades Antarwaktu di Empat Desa

Berita Terbaru