Bantaeng, DNID.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng resmi memulai tahapan perencanaan pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Gedung Balai Kartini, Rabu (8/4/2026).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, yang ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya forum strategis tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan Musrenbang merupakan bagian penting dari proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah, baik jangka menengah maupun tahunan, sesuai amanat regulasi yang berlaku.
“Pelaksanaan Musrenbang kabupaten ini merupakan wujud dari implementasi proses penyusunan perencanaan pembangunan jangka menengah dan tahunan sebagaimana diamanatkan dalam undang-undang nomor 25 tahun 2004 dan peraturan menteri dalam negeri nomor 86 tahun 2017,” ucap Uji Nurdin, sapaan akrab Bupati Bantaeng.
Adapun tema pembangunan yang diusung untuk tahun 2027 adalah “Penyediaan Infrastruktur yang handal didukung peningkatan tata kelola pemerintahan adaptif dan terintegratif dalam pengembangan kawasan ekonomi”.
Bupati juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam memberikan masukan demi menghasilkan dokumen perencanaan yang tepat sasaran.
“Saya yakin, dengan komitmen kita bersama, fokus pembangunan tersebut dapat kita wujudkan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah menuju Kabupaten Bantaeng Bangkit, Maju, dan Religius,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Yarham, yang hadir mewakili Gubernur, menekankan pentingnya sinkronisasi arah pembangunan daerah dengan prioritas provinsi.
Ia menyebutkan sejumlah fokus pembangunan yang perlu menjadi perhatian, di antaranya penguatan sumber daya manusia, peningkatan nilai tambah sektor unggulan, pengembangan UMKM dan ekonomi lokal, serta penguatan ekosistem investasi dan konektivitas wilayah.
Menurutnya, Musrenbang bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk menyatukan arah pembangunan.
“Musrenbang bukan sekadar forum formal tahunan, tetapi merupakan ruang konsolidasi arah pembangunan dan penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ujar Yarham.
Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat, untuk memastikan RKPD yang disusun benar-benar berdampak nyata.
“Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat untuk memastikan bahwa RKPD Kabupaten Bantaeng tahun 2027 benar-benar menjadi instrumen perencanaan yang fokus, terukur, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan penandatanganan berita acara Musrenbang sebagai simbol kesepakatan bersama dalam mendukung program prioritas pembangunan daerah.
Musrenbang RKPD 2027 dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng Sahabuddin, unsur pimpinan DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, camat, lurah dan kepala desa, serta perwakilan BUMN, BUMD, dan kalangan akademisi.
























