Makassar, DNID.co.id – Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menerima kunjungan peserta didik (Serdik) Sespimti Polri Dikreg 35 Tahun Anggaran 2026 dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN), Senin (13/04/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kepemimpinan strategis serta kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
PKDN yang dilaksanakan oleh Pokja VII tersebut berlangsung di dua lokasi, yakni Polda Sulawesi Selatan dan Kodam XIV Hasanuddin. Kegiatan ini turut didampingi para Widyaiswara dan supervisor Sespimti Polri, menandakan keseriusan institusi dalam membentuk pemimpin yang adaptif dan visioner.
Dalam sambutannya, Kapolda Sulsel menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi dinamika keamanan yang terus berkembang.
“Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperluas wawasan dan memperkuat kolaborasi lintas sektoral, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Djuhandhani.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol Bambang Widjanarko mengenai situasi kamtibmas serta program unggulan yang tengah dijalankan. Suasana diskusi berlangsung interaktif, di mana para Serdik aktif menggali informasi melalui sesi tanya jawab langsung dengan pimpinan Polda.
Selanjutnya, rombongan melaksanakan kegiatan di Kodam XIV Hasanuddin dan disambut langsung oleh Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko. Dalam paparannya, Pangdam menyoroti pentingnya penguatan sistem pertahanan rakyat semesta serta kolaborasi dengan Forkopimda dalam mendukung ketahanan pangan.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah, termasuk dalam menghadapi tantangan non-militer seperti ketahanan pangan,” jelas Bangun Nawoko.
Dengan jumlah peserta sebanyak tujuh orang, kegiatan PKDN ini diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif terhadap dinamika tugas di lapangan. Selain itu, program ini juga menjadi wadah strategis dalam membangun jejaring kerja sama antarlembaga demi mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
























