Sidak Pasar Pakandangan, Bupati JKA Pantau Harga Pokok dan Siapkan Revitalisasi Pasar

Padang Pariaman, DNID Sumbar – Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, S.H., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kamis (18/6/2026). Sidak tersebut dilakukan untuk memantau perkembangan Harga Kebutuhan Pokok sekaligus meninjau kondisi sarana dan prasarana pasar yang menjadi salah satu pusat Perekonomian Masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Staf Ahli Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Taslim Letter, Kepala Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja dan Koperasi Hendri Satria, Kepala Dinas PUPR El Abdes Marsyam, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, serta Camat Enam Lingkung Joni Firman.

Memanfaatkan momentum hari balai besar Pasar Pakandangan, John Kenedy Azis meninjau langsung aktivitas perdagangan dan berdialog dengan para pedagang terkait kondisi harga bahan pokok di pasaran.

“Hari ini merupakan hari balai besar Pasar Pakandangan. Karena itu kami ingin melihat langsung perkembangan harga kebutuhan pokok seperti Cabai, cabai rawit, Bawang, dan komoditas lainnya agar pemerintah memiliki gambaran yang jelas terhadap kondisi pasar,” ujar Bupati.

Dari hasil pemantauan, Bupati menemukan adanya kenaikan harga cabai yang mencapai sekitar Rp20 ribu per kilogram dibandingkan harga sebelumnya. Sementara itu, harga bawang terpantau masih relatif stabil.

Selain memantau harga, Bupati juga meninjau kondisi kebersihan dan fasilitas pasar. Menurutnya, Pasar Tradisional harus terus dibenahi agar tetap mampu bersaing dan menjadi pilihan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan perdagangan berbasis digital.

“Kita ingin pasar ini semakin menarik dan nyaman sehingga lebih banyak dikunjungi masyarakat. Saat ini aktivitas pasar tradisional memang menghadapi tantangan karena harus bersaing dengan perdagangan online. Karena itu, perbaikan fasilitas dan lingkungan pasar menjadi hal yang sangat penting,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, John Kenedy Azis mengungkapkan komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk melakukan revitalisasi sejumlah fasilitas pasar yang ditargetkan mulai direalisasikan paling lambat pada tahun 2027.

Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas pembenahan antara lain perbaikan lantai pasar, khususnya di area pedagang ikan yang masih basah dan licin, pembangunan sistem drainase yang lebih baik untuk memperlancar aliran limbah, serta penambahan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) guna meningkatkan kenyamanan pengunjung dan pedagang.

“Lantai pasar, terutama di kawasan pedagang ikan, perlu diperbaiki agar lebih aman dan nyaman. Drainase juga akan dibenahi supaya tidak terjadi genangan. Selain itu, Fasilitas MCK akan kita tambah sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” jelasnya.

Bupati juga merespons aspirasi pedagang terkait persoalan kebersihan dan Pengelolaan sampah. Ia menyebut pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menambah sejumlah Kontainer Sampah untuk mendukung terciptanya lingkungan pasar yang bersih dan sehat.

“Alhamdulillah, kontainer sampah sudah mulai ditambah. Kami berharap upaya ini dapat membantu menjaga Kebersihan Pasar sehingga aktivitas jual beli berlangsung dalam lingkungan yang nyaman, sehat, dan tertata,” tuturnya.

Sidak tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam menjaga Stabilitas Harga kebutuhan pokok sekaligus memperkuat keberadaan pasar tradisional sebagai pusat Ekonomi Kerakyatan yang mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Kominfo)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Kamis, 18 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Al Nahyan

Editor: Redaksi Sumbar

Sumber Berita: Diskominfo Padang Pariaman

Penanggung Jawab: Sang Bijuangsa

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri
Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas
Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa
Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WITA

Kejar Pangsa Pasar 20%, ASBISINDO Dorong Keberpihakan Kebijakan dan Penguatan Skala Industri

Selasa, 3 November 2026 - 13:46 WITA

Sulsel Tuan Rumah IIFS 2026, Gubernur Andi Sudirman Dorong Produk Daerah Tembus Pasar Global

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Senin, 2 November 2026 - 23:47 WITA

Perumda Terminal Berubah Jadi PT Makassar Membangun Indonesia, Pemkot Bidik Investasi Lebih Luas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Limbah Diduga Cemari Lingkungan, LAM Sulsel Siapkan Aksi Boikot Mayora Group dan PT Bogarasa

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung Pengembangan Usaha Lokal untuk Mendorong Ekonomi Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 07:44 WITA

Dukung Kemajuan Olahraga Berkuda Nasional, PLN Icon Plus Hadirkan Digitalisasi dan Live Streaming

Berita Terbaru