Usai Diteror Rentenir, ASN di Bantaeng Meninggal Dunia

Gambar ilustrasi

Gambar ilustrasi

BANTAENG, DNID.co.id – Dugaan praktik penagihan utang secara intimidatif kembali menjadi sorotan setelah kerabat seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Bantaeng mengaku almarhumah mengalami tekanan batin sebelum meninggal dunia.

Korban, PA (51), bekerja di salah satu instansi di lingkup Bantaeng, meninggal dunia di RSUD Prof. Anwar Makkatutu setelah menjalani perawatan akibat komplikasi penyakit diabetes.

Meski demikian, keluarga menilai kondisi psikologis korban selama beberapa waktu terakhir turut dipengaruhi oleh tekanan dari pihak yang diduga sebagai rentenir.

Kerabat korban berinisial R (50) mengungkapkan, penagihan utang dilakukan dengan cara mendatangi korban ke tempat kerja hingga ke rumah.

“Beliau memang punya penyakit gula. Tetapi selama ini sering didatangi di kantor, dicari di rumah, bahkan dengan nada ancaman. Cara menagih seperti itu membuat beliau sangat tertekan,” kata R.

Menurutnya, rasa takut yang dialami korban berlangsung cukup lama hingga memengaruhi kondisi mentalnya.

“Di rumah pun beliau sering membayangkan wajah rentenir. Beliau merasa ketakutan terus. Itu menjadi tekanan batin yang berat,” ujarnya.

Keluarga tidak menyatakan secara langsung bahwa tekanan itu menjadi penyebab kematian korban. Namun mereka meyakini kondisi psikologis yang dialami almarhumah turut memperburuk kesehatannya hingga kadar gula darah meningkat.

Ironisnya, kata keluarga, pihak yang disebut sebagai rentenir masih mendatangi rumah duka untuk melakukan penagihan meski korban telah meninggal dunia.

Peristiwa tersebut menambah luka bagi keluarga yang saat itu masih dalam suasana berkabung.

Keluarga berharap kejadian serupa tidak dialami masyarakat lain dan meminta agar praktik penagihan utang dilakukan dengan cara-cara yang manusiawi tanpa intimidasi maupun ancaman.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut dalam keterangan keluarga belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas tudingan tersebut.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 31 Juli 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara
Berita ini 234 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 21:40 WITA

Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 17 September 2026 - 19:55 WITA

Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA