Pembangunan Kampung Nelayan di Bantaeng Disoal, Pemuda LIRA Minta APH Awasi Material dari Tambang Ilegal

Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim. (dok:AI)

Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim. (dok:AI)

BANTAENG, DNID.co.id – Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan menjadi sorotan. Pemuda LIRA Bantaeng mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun langsung memastikan material yang digunakan bukan berasal dari tambang ilegal.

Desakan itu disampaikan menyusul maraknya persoalan banjir yang dinilai dipicu oleh rusaknya tata ruang dan aktivitas penambangan liar.

“Kita jadikan momentum awal kita berbenah baik dalam sektor lingkungan hidup agar cukuplah Bantaeng ini selalu banjir, hujan dikit banjir,” ujar Ketua Pemuda LIRA Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim, Sabtu (29/8/2026).

Menurut Yusdanar, banjir yang kerap terjadi bukan semata karena curah hujan. Ia menyebut ada 3 faktor utama yang harus dibenahi.

“Itu diantaranya karena tata ruang yang tidak baik, eksploitasi tanah, eksploitasi air yang dilakukan penambang liar,” jelasnya.

Terkait proyek KNMP yang tengah berjalan, Yusdanar meminta APH lebih proaktif melakukan pengawasan di lapangan. Ia mengindikasikan adanya potensi penggunaan material ilegal pada beberapa titik pembangunan.

“Ini jadi momentum tepat untuk APH lebih aware, untuk mengurangi perilaku begitu. Dengan cara membatasi akses jual dia (pelaku tambang ilegal, red),” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti rantai pasok material. Yusdanar menilai pemutusan mata rantai ekonomi pelaku tambang ilegal bisa efektif jika pasarnya diputus.

“Di mana pihak pelaku usaha seperti kontraktor tidak akan menerima suplai dari mereka dan harus diberi tindakan nyata oleh penegak hukum karena ketika pasar tidak ada maka mereka juga akan terputus aksesnya,” tegasnya.

Yusdanar menegaskan, pihaknya mendukung penuh program pembangunan KNMP karena merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. Namun dukungan itu harus dibarengi dengan tata kelola yang bersih dan taat hukum.

“Kita mendukung program ini sebagai bagian dari proyek strategis nasional, saya rasa memang inilah momentumnya,” tandasnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 29 Agustus 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 21:40 WITA

Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA