Sempat Dikejar Polisi Hingga Terdengar Suara Tembakan Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Dnid.co.id, Makassar – Penemuan mayat seorang pria berinisial AK gegerkan warga Rappokaling, Kota Makassar Sulawesi Selatan pada Jumat 12 September 2025 sore.

Mayat AK ditemukan warga mengapung di sungai setempat. Pihak keluarga sempat kaget dan histeris.

“Tadi jam 3 sore di temukan meninggal dunia di sungai pak,” kata warga berinisial D saat dikonfirmasi dnid pada Jumat (12/09/2025).

D megungkapkan sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, AK sempat dikejar oleh sejumlah polisi yang menggunakan baju biasa. Ada juga mengenakan jaket grab.

Pengejaran itu terjadi sekitar jam 12 malam. Saat itu ia tengah berada di depan rumahnya.

“Sempat dikejar oleh petugas/polisi yang pakaian biasa pak,” tambahnya.

Dia mengungkapkan bahwa saat itu ia sempat mendengar suara tembakan sebanyak empat kali.

“Sempat saya dengar empat kali suara tembakan. Saat kejadian saya depan rumah, kayanya AK ini lompat ke sungai, setelah itu ditemukan meninggal dunia sore tadi,” ucapnya.

D menerangkan bahwa dirinya tidak tahu menahu terkait kasus AK. Hanya saja ia melihat dikejar oleh petugas berpakaian biasa.

“Saya kurang tau kenapa di kejar. Mungkin ada kasusnya. Kurang tau petugas dari mana,” cetusnya.

Sementara itu, pihak keluarga sempat histeris pasca mayat AK ditemukan meninggal dunia di sungai. Mereka tidak tau apa penyebab meninggal Ak.

“Saya kaget dikasi tau bahwa kakak ku meninggal dunia di sungai,” singkat Ayu selaku adik kandung AK yang dikonfirmasi.

Terpisah Kapolsek Tallo, Polrestabes Makassar, Kompol Syamsuardi membenarkan adanya penemuan mayat di Rappokaling. Terkait penyebab meninggal masih dilakukan pendalaman.

“Iya benar ada ditemukan mayat jam 3 sore. katanya lompat ke sungai tadi malam. Tadi malam juga sempat dicari oleh warga ,” kata Kompol Syamsuardi.

Terkait informasi pengejaran polisi, Kompol Syamsuardi belum dapat perihal itu. Dia menyebut tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Dalam tubuh AK tidak ada tanda-tanda kekerasaan, murni karena kecelakaan karena lompat ke sungai,” cetusnya.

Simpan Gambar:

Jumat, 12 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Sumber Berita: Narasumber

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Nasabah Dipidana Saat Tagih Hak: Skandal ‘Kriminalisasi’ Prudential Pecah di Depan Mahkamah Konstitusi
Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas
Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar
Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Makassar dan Keluarga Terduga Bantah Adanya Praktik Pemberian Uang
Gugat “Klausul Siluman” Asuransi, Pasal 304 KUHD Diuji: Akhiri Praktik Persulit Klaim Nasabah!
Polres Bulukumba Gelar Sertijab Kabag, Kasat dan Kapolsek, Ini Pesan Kapolres
AKP Saharuddin Diduga Sengaja Banding demi Raih Pensiun, Korban Desak Keadilan
Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Bergerak Cepat, Dua Pelaku Penganiayaan Berhasil Diamankan
Berita ini 473 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 09:57 WITA

Nasabah Dipidana Saat Tagih Hak: Skandal ‘Kriminalisasi’ Prudential Pecah di Depan Mahkamah Konstitusi

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WITA

Police Goes to School, Satlantas Polres Poso Edukasi Pelajar Tertib Berlalu Lintas

Rabu, 15 April 2026 - 20:59 WITA

Diduga Abaikan Pasien hingga Terlantar, RSUD Syekh Yusuf Gowa Dikecam The Legend 120 Makassar

Rabu, 15 April 2026 - 19:08 WITA

Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Makassar dan Keluarga Terduga Bantah Adanya Praktik Pemberian Uang

Rabu, 15 April 2026 - 16:19 WITA

Gugat “Klausul Siluman” Asuransi, Pasal 304 KUHD Diuji: Akhiri Praktik Persulit Klaim Nasabah!

Selasa, 14 April 2026 - 21:02 WITA

Polres Bulukumba Gelar Sertijab Kabag, Kasat dan Kapolsek, Ini Pesan Kapolres

Selasa, 14 April 2026 - 16:56 WITA

AKP Saharuddin Diduga Sengaja Banding demi Raih Pensiun, Korban Desak Keadilan

Selasa, 14 April 2026 - 16:05 WITA

Tim Pegasus Resmob Polres Jeneponto Bergerak Cepat, Dua Pelaku Penganiayaan Berhasil Diamankan

Berita Terbaru

Peristiwa

Laporan Kosmetik HNK Menguap, Publik Curiga

Rabu, 15 Apr 2026 - 21:03 WITA