Kapolrestabes Makassar Turut Prihatin Atas Adanya Penemuan 7 Janin Bayi Hasil Aborsi

Makassar, BeritaQ.com – Jajaran Polrestabes Makassar berhasil mengungkap kasus pembunuhan dengan total 7 jasad janin bayi di wilayah Paccerakkang, dari pasangan sejoli JM dan SP yang disimpan di dalam kotak makanan.

Hal tersebut mengundang keprihatinan Kapolrestabes Makassar. Kombes. Pol. Budi Hariyanto S. Ik, MH. Dirinya sangat menyayangkan perlakuan dari kedua TSK inisial JM dan SP. Menurutnya hal tersebut tak perlu terjadi, mengingat itu merupakan tindakan Kriminal dan dilarang keras oleh agama.

“Tentunya hal ini tentu kami sangat sayangkan, dan kami prihatin atas apa yang telah dilakukan oleh pasangan sejoli JM dan SP, dimana Ketujuh jasad janin bayi yang seharusnya diberi kesempatan untuk hidup malah dengan sengaja dibunuh dan disimpan dikotak makanan, selain itu adalah tindakan kriminal tentunya hal ini sangat dilarang oleh agama, “kata Kombes. Pol. Budi Hariyanto S. Ik, MH, Kamis (09/06/2022).

Dirinya berharap agar kasus seperti itu tidak lagi terjadi, peran serta seluruh elemen, baik masyarakat, orang tua, Pemerintah Pusat  Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota serta TNI-Polri sangat penting.

“Kita semua berharap agar kasus seperti ini tidak lagi terulang, peran serta seluruh elemen, masyarakat, orang tua, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota serta TNI-Polri sangatlah penting, “lanjutnya.

Sebelumnya diketahui bahwa pasangan JM dan SP masih berstatus Mahasiswa-Mahasiswi, bebasnya hubungan suami-istri dikalangan pelajar adalah pemicu terjadinya tindakan-tindakan kriminal. Olehnya itu, edukasi dari orang tua kepada anak, edukasi dari tempat mereka menimba ilmu perlu ditingkatkan.

“Kuncinya adalah edukasi dari orang tua, edukasi dari tempat mereka menimba ilmu sangat penting agar kalangan pelajar mengerti bahwa dengan pergaulan bebas maka tindakan-tindakan kriminal bisa dengan mudah tumbuh, pengaruh lingkungan juga adalah faktor pendukung, “tambahnya.

Dirinya berharap bahwa kasus penemuan 7 jasad janin bisa dijadikan acuan agar seluruh Stakeholder bisa memainkan peran masing-masing untuk generasi mendatang lebih baik lagi.

“Kiranya kasus penemuan 7 jasad janin bayi dapat menjadi acuan untuk lebih menjaga anak-anak kita, seluruh Stakeholder dapat memainkan peran masing-masing agar generasi muda kita dapat terselamatkan dari pergaulan bebas yang dapat berakibat fatal dan tindakan kriminal, yang rugi orang tua dan tentunya anak itu sendiri, mari kita semua menjaga diri, memperkuat iman agar kita terhindar dari segala macam musibah seperti itu, “tutup Kombes. Pol. Budi Haryanto S. Ik, MH.

Simpan Gambar:

Sabtu, 11 Juni 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Terdakwa Bantah BAP di Sidang Kasus Tewasnya Sopir Angkot di Bulukumba, JPU Beri Tanggapan
Nasabah Gugat BRI Masamba, Dugaan Permainan Lelang dan Pelanggaran Perbankan Terkuak
Seratus Meter dari Kodam, Pendemo Kasus Andrie Yunus di Makassar Dihajar OTK Berambut Cepak
Dugaan Penjualan Alsintan Di takalar Kpm desak APH Transparan Periksa Dinas pertanian
Ambisi Besar Bone di MTQ Sulsel, Juara Umum Harga Mati
Dua Tahun Jalan di Tempat, Mahasiswa FIKK UNM Desak Polda Sulsel Tuntaskan Dugaan Pungli CPNS 2024
Satreskrim Polres Poso Bongkar Sindikat BBM Subsidi, Nenek 60 Tahun Timbun 1.300 Liter Pertalite Ilegal
Kasus Jual Tanah Orang Lain, Kades Gantarang Jadi Tersangka dan Kini Digugat Warga ke PN Jeneponto
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 21:17 WITA

Terdakwa Bantah BAP di Sidang Kasus Tewasnya Sopir Angkot di Bulukumba, JPU Beri Tanggapan

Sabtu, 11 April 2026 - 15:48 WITA

Nasabah Gugat BRI Masamba, Dugaan Permainan Lelang dan Pelanggaran Perbankan Terkuak

Sabtu, 11 April 2026 - 14:27 WITA

Seratus Meter dari Kodam, Pendemo Kasus Andrie Yunus di Makassar Dihajar OTK Berambut Cepak

Sabtu, 11 April 2026 - 11:43 WITA

Dugaan Penjualan Alsintan Di takalar Kpm desak APH Transparan Periksa Dinas pertanian

Sabtu, 11 April 2026 - 11:21 WITA

Ambisi Besar Bone di MTQ Sulsel, Juara Umum Harga Mati

Jumat, 10 April 2026 - 22:44 WITA

Dua Tahun Jalan di Tempat, Mahasiswa FIKK UNM Desak Polda Sulsel Tuntaskan Dugaan Pungli CPNS 2024

Jumat, 10 April 2026 - 22:08 WITA

Satreskrim Polres Poso Bongkar Sindikat BBM Subsidi, Nenek 60 Tahun Timbun 1.300 Liter Pertalite Ilegal

Jumat, 10 April 2026 - 21:25 WITA

Kasus Jual Tanah Orang Lain, Kades Gantarang Jadi Tersangka dan Kini Digugat Warga ke PN Jeneponto

Berita Terbaru

Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin, secara simbolis menyerahkan bendera kafilah kepada perwakilan peserta pada acara pelepasan Kafilah MTQ Kabupaten Bone di Aula La Tea Riduni, Watampone

Serba-Serbi

Ambisi Besar Bone di MTQ Sulsel, Juara Umum Harga Mati

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:21 WITA