Tepis Isu Makan Uang Rakyat, BPN Makassar: Kami Pelayan Masyarakat Dan Bekerja Sesuai Prosedur

Makassar, BeritaQ.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar membantah terkait adanya pemberitaan yang mengatakan bahwa BPN Kota Makassarmemakan uang rakyat.

Pihak BPN Kota Makassar mengatakan bahwa mereka sudah bekerja sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“BPN Kota Makassar adalah lembaga pelayanan yang melayani seluruh masyarakat yang memiliki objek di kota Makassar, ” ungkap Dedi Rahmat Sukarya saat Konferensi pers di Kantor BPN Kota Makassar, Kamis (23/6/2022).

Dedi juga menyampaikan perihal tarif dan biaya pelayanan di kantor pertanahan itu sudah sesuai dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 128 Tahun 2015.

“Ketentuan dalam PP 128 Tahun 2015 yang berlaku di kementerian Agraria dan Tata Ruang/Pertanahan Nasional itu mengatur tarif pengukuran, ” paparnya.

Lebih lanjut, Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Kota Makassar itu juga mengungkapkan bahwa semua transaksi yang dilakukan itu adalah Non Cash/non tunai.

“Kami di BPN Kota Makassar transaksinya itu disetor langsung ke Negara melalui pembayaran non cash. Jadi tidak ada yang masuk di kantong pribadi petugas BPN, ” terangnya.

Untuk diketahui, sebelumnya terdapat pemberitaan bahwa BPN kota Makassar menolak melakukan pengukuran lahan di Jln Al Markas 2 , Kelurahan Lembo Kecamatan Tallo Kota Makassar setelah dilakukan pembayaran, karena adanya salah satu warga yang mengklaim juga memiliki lahan tersebut.

Menanggapi hal ini, BPN Kota Makassar mengatakan bahwa pihaknya hanya melakukan penundaan sementara dan tidak ada pembayaran administrasi yang berulang.

“Untuk permasalahan di kelurahan Lembo, kami periksa Syarat formal administrasi sudah lengkap, dan hanya saja di lapangan ternyata ada yang mengklaim dan menguasai lahan tersebut. Jadi tidak benar kalau kami menolak melakukan pengukuran, hanya saja kami menunda dan kami pastikan tidak ada pembayaran Administrasi untuk kedua kalinya, ” imbuh Dedi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 24 Juni 2022

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau
Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari
Sudah Bayar DP, Pelanggan Kecewa Pemasangan Baru PLN di Makassar Tak Kunjung Disurvei
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 22:21 WITA

Jelang Pembukaan Porprov Sulsel, Kasat Lantas Bone Turun Pantau Titik Rawan Macet di Stadion La Patau

Rabu, 4 November 2026 - 20:40 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Kapolres dan Pemkot Jakarta Utara Dampingi Lanjutan Penertiban Bangunan di Sepanjang Rel Kampung Bahari

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 18:24 WITA

Dandim 0502/JU Bersama Forkopimko Jakarta Utara Dampingi Kapolda Metro Jaya Tinjau Lokasi Pasca Penertiban di Kampung Bahari

Berita Terbaru