Diduga Oknum Jaksa di Makassar Terima Uang 15 Juta, Terdakwa Harap Agar Uang di Kembalikan

Makassar, DNID Sulsel— Berawal dari kasus Ibu Rumah Tangga (IRT) yang berasal dari Enrekang Sulawesi Selatan bernama Suharni (40) yang kini telah menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Makassar.

Terdakwa terlibat dalam tindak pidana penipuan dan penggelapan yang di laporkan oleh oleh rekan bisnisnya yang berinisial HR yang di duga mengalami kerugian total 61 juta.

Ketika dalam proses persidangan terdakwa Suharni (40) di iming-imingngi oleh pihak seorang oknum pengadilan yang tidak mau di sebutkan namanya bahwa oknum jaksanya terdakwa dalam hal ini Jaksa penuntut umum (JPU) benisial (ADR) akan membantu dalam penangguhan pehanan ketika Terdakwa sudah memberikan senilai 15 juta kepada oknum jaksa.

” Ada salah seorang oknum pengadilan negeri Makassar datang ke saya , bahwa oknum Jaksa (ADR ) bisa membantu memberikan penangguhan tahanan ketika sudah menyerahkan uang 15 juta ” ungkap Suharni kepada DNID (29/08/2023).

Terdakwa sudah menyerahkan uang senilai 15 juta Tersebut samping pengadilan negeri Makassar dan kini sudah menjalani putusan dan di Vonis selama dua tahun penjara.

”   Saya kecewa karna oknum jaksa menuntut  terlalu tinggi sehingga saya di vonis hakim 2 tahun , menurut saya ini tidak manusiawi  ” lanjutnya

Saksi berinisial CY mendengar kesaksian dari oknum jaksa bahwa benar adanya pemberian uang kepada oknum salah satu jaksa pada saat itu.

” benar ada pemberian itu , kata jaksanya tersebut itu adalah uang untuk penangguhan supaya Terdakwa tidak ditahan dan menjadi tahanan kota saja ” ungkap CY kepada DNID (31/08/2023).

Terdakwa berharap agar oknum jaksa mengembalikan dana 15 juta tersebut Karna sampai sekarang terdakwa belum menerima hasil dari apa yang telah di korban kannya .

Sementara itu, Tim DNID mendatangi Kejaksaan Negeri Makassar pada tanggal (01/09/2023) namun oknum jaksa tersebut enggan menemui Tim media DNID.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 1 September 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru