Narkoba Jenis Sabu Asal Malaysia Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief selaku Dankolakops Rem 121/Abw menggelar Press Release terakait penggagalan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 10 Kg (dok, Ist)

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief selaku Dankolakops Rem 121/Abw menggelar Press Release terakait penggagalan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 10 Kg (dok, Ist)

Pontianak DNID Kalbar- Senin (06/11/2023). Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief selaku Dankolakops Rem 121/Abw menggelar Press Release terakait penggagalan narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 10 kilogram yang berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti di jalur tidak resmi perbatasan, Desa Enteli, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Brigjen TNI Luqman Arief dalam press releasenya mengungkap, Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti yang menerima informasi dari masyarakat sekitar perbatsan, bahwa akan ada penyelundupan narkoba jenis sabu yang hendak diselundupkan ke wilayah Indonesia melalui jalur tidak resmi perbatasan, langsung menindaklanjuti dengan melaksanakan patroli.

Setelah selama kurang lebih dua hari melaksanakan Patroli, pada hari minggu (05/11/2023) sekitar pukul 04.15 WIB, Tim Patroli berhasil mengamankan pelaku yang membawa ransel, yang saat diperiksa berisi 10 paket kristal putih dalam kemasan Teh Guanyinwang diduga sabu seberat kurang lebih 10 Kilogram,” ungkapnya

Dari hasil pemeriksaan, pelaku yang berinisial RD tergiur upah yang tinggi sehingga nekat menyelundupkan Narkoba jenis sabu ke wilayah Indonesia, yang rencananya akan di bawa ke wilayah Balai Karangan untuk diserahkan kepada seseorang yang akan menghubunginya saat sampai di Balai Karangan. Namun sebelum sampai di tujuan berhasil digagalkan oleh Satgas Pamtas Yonarmed 10/Bradjamusti.

Danrem 121/Abw Brigjen TNI Luqman Arief, S.I.P., menambahkan, banyaknya jalur-jalur tidak resmi di perbatasan dan keterbatasan pos-pos Satgas di perbatasan tentunya sangat menyulitkan Satgas untuk melakukan pencegahan berbagai kegiatan illegal.

“Oleh karena itu, saya mengajak kepada seluruh stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat untuk bekerjasama dalam menumpas peredaran barang haram tersebut,”tegasnya

Saat ini pelaku dan barang bukti akan diserahkan kepada Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan selaku Pangkogab Pamwiltas Darat untuk diserahkan kepada BNNP Kalimantan Barat dalam rangka proses hukum selanjutnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 6 November 2023

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

26 Orang Terjaring Razia Pekat, Satpol PP Pangkalpinang Siapkan Evaluasi Izin Penginapan
21 Tahun Pengabdian, Letting Pegasus 31050/2 Rajut Kembali Kebersamaan di Wajo
Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa
Nyaris Tewas Dianiaya, IRT di Bulukumba Malah Didatangi Oknum Polisi Diminta Cabut Laporan
Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal
Pesta Rakyat 5 Ribu Penonton! Pacuan Kuda BerAmal di Panyula Meledak, Warga: Terimakasih BerAmal Sudah Obati Kerinduan
Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar
Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:06 WITA

26 Orang Terjaring Razia Pekat, Satpol PP Pangkalpinang Siapkan Evaluasi Izin Penginapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:36 WITA

21 Tahun Pengabdian, Letting Pegasus 31050/2 Rajut Kembali Kebersamaan di Wajo

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:57 WITA

Batal Hadir di Makassar, Aliansi Mahasiswa Klaim Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Takut Hadapi Tuntutan Mahasiswa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Nyaris Tewas Dianiaya, IRT di Bulukumba Malah Didatangi Oknum Polisi Diminta Cabut Laporan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:56 WITA

Kejang-kejang Hingga Kritis, Dokter di RS Tadjuddin Baru Datang Setelah Korban Meninggal

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:35 WITA

Bocah 4 Tahun Diduga Kejang Usai Diberi Obat Perawat RSUP Tadjuddin Makassar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:20 WITA

Bone Memanggil Pulang: Dari Usaha Besar di Papua, Rahmat Hidayat Rintis Industri Kelapa di Tanah Kelahiran

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:37 WITA

Mafia Solar Lintas Kabupaten Berkelompok Diduga Bebas Kuras BBM di Bone Tiap Hari

Berita Terbaru