Bantuan Bagi Korban Banjir Masih Menumpuk, BPBD Melawi di Minta Gunakan Dana Tanggap Darurat Untuk Menyalurkan
Wabub saat mengecek langsung gudang logistik bantuan untuk masyarakat terdampak banjir
Melawi DNID Kalbar-Pasca banjir yang melanda sebahagian wilayah Kabupaten Melawi 3 Minggu yang lalu, hingga saat ini bantuan untuk para korban masih menumpuk di kantor Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Melawi.
Wakil Bupati Melawi, Kluisen, disaat melakukan silaturahmi ke kantor BPBD dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Melawi, Arif Santoso meminta agar bantuan yang di gudang logistik segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
Permintaan tersebut disampaikan Wabub, saat mengecek langsung gudang logistik bantuan untuk masyarakat terdampak banjir,” Jumat (22/03).
Selain itu, Ia juga menerima laporan, persoalan mereka tidak bisa membagikannya adalah masalah biaya angkut, dan saat itu Wabup menyampaikan agar bisa menggunakan dana tanggap darurat Pemda Melawi,”pungkasnya
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Bantuan Bagi Korban Banjir Masih Menumpuk, BPBD Melawi di Minta Gunakan Dana Tanggap Darurat Untuk Menyalurkan
JUMAT, 22 MARET 2024
Melawi DNID Kalbar-Pasca banjir yang melanda sebahagian wilayah Kabupaten Melawi 3 Minggu yang lalu, hingga saat ini bantuan untuk para korban masih menumpuk di kantor Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Melawi.
Wakil Bupati Melawi, Kluisen, disaat melakukan silaturahmi ke kantor BPBD dan diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Melawi, Arif Santoso meminta agar bantuan yang di gudang logistik segera disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir.
Permintaan tersebut disampaikan Wabub, saat mengecek langsung gudang logistik bantuan untuk masyarakat terdampak banjir," Jumat (22/03).
Wakil Bupati berharap, supaya terus menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat terdampak banjir,"kata Kluisen.
Kluisen menjelaskan, bahwa bantuan yang ada di gudang ini masih cukup banyak dan belum tersalurkan.
"Jika tidak segera dibagikan maka akan rusak. Seperti Indomie, roti, beras, dan lain lainnya," ungkapnya.
Selain itu, Ia juga menerima laporan, persoalan mereka tidak bisa membagikannya adalah masalah biaya angkut, dan saat itu Wabup menyampaikan agar bisa menggunakan dana tanggap darurat Pemda Melawi,"pungkasnya