Viral Di Media Sosial, Oknum Guru Ponpes Di Gowa Diduga Aniaya Muridnya.

Gowa,DNID.co.id – Kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur yang di alami seorang anak berusia 8 tahun,viral di media sosial. Kasus tersebut viral usai diposting oleh akun Instagram @putrii23 yang diduga ibu korban, Sabtu (23/11/2024).

Ditulis dalam postingan, bahwa dugaan penganiayaan anak di bawah umur ini terjadi di salah satu sekolah yang terletak di Kabupaten Gowa, yakni Pondok Pesantren As-Sunnah Panciro pada hari selasa 5 November 2024.

Dari pengakuan korban, ia dipukul sebanyak tiga kali menggunakan gagang serokan sampah yang terbuat dari plat besi.

“Dari pengakuan anak saya, kala itu dia memang berlari-lari di jam salat Ashar sehingga dia dipukul sebanyak tiga kali menggunakan gagang serokan sampah yang terbuat dari plat besi hingga mengakibatkan luka memar disekujur punggungnya,” ungkap @putrii23.

Lebih lanjut, akibat dari kajadian tersebut korban yang masih duduk di bangku kelas 3 Sekolah Dasar ini mengalami demam di malam hari, kesakitan dan harus tidur dengan posisi tengkurap, serta meninggalkan trauma bagi korban.

Menanggapi hal tersebut, dituliskan juga bahwa orang tua korban telah menempuh jalur hukum sejak tanggal 6 November 2024, namun belum ada respon lagi dari pihak penyidik sejak 19 November 2024.

Sementara itu, Satreskrim Polres Gowa dalam ungguhannya di Instagram, Senin (25/11/2024), Unit V PPA tengah melakukan gelar perkara untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

 

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 26 November 2024

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA