Beredar Isu Tambang Galian C Milik Ketua DPRD Kota Bima Diduga Tak Perpanjang Izin, HMI Desak Polda NTB Agar Segera Ditindak Tegas

Kota Bima,Dnid.co.id—Praktek tambang galian C ilegal disejumlah wilayah akhir-akhir ini marak dan masif terjadi. Maraknya tambang ilegal galian C sudah pasti berdampak pada kerusakan lingkungan dan ekosistem yang ada, apalagi demi keuntungan satu pihak berdampak buruk terhadap orang disekitar lokasi penambangan.

Menurut Sugeng, Ketua HMI Badko Bali Nusra Bidang Energi dan Sumberdaya Mineral menjelaskan bahwa berdasarkan data yang dikantongi hanya ada tiga perusahaan atau CV yang kantongi izin tambang galian C di Kota Bima.

“Setelah kami kroschek hanya terdapat tiga CV yang punya izin operasi galian C di Kota Bima dan tidak ada nama CV milik Ketua DPRD Kota Bima atau anaknya. Praktik ilegal ini tentu sangat berbahaya dan memperparah kerusakan lingkungan. Dari informasi yang kami dapatkan pula bahwa milik Ketua DPRD Kota Bima punya izin tapi tidak perpanjang IUP semenjak bulan Oktober 2024 lalu. Kan sama saja tetap masuk kategori ilegal karena IUP nya telah berakhir massa berlaku”. Jelas Sugeng

HMI sebagai kelompok presure grup dan kontrol sosial tentu kami hadir ditengah untuk menjembatani keluh kesah masyarakat. Mahasiswa tidak boleh tinggal diam atas segala persoalan yang terjadi, lebih-lebih menyangkut kerusakan lingkungan.

“Kami HMI Badko Bali Nusra jelas punya sikap untuk terus mengawal segala persoalan yang terjadi ditengah masyarakat karena itu sudah jadi tugas dan fungsi kami sebagai mahasiswa. Jika ditemukan terdapat tindakan kejahatan yah sikap kami sudah pasti melawannya” Ujar Ketua HMI Badko Bali Nusra Bidang ESDM.

Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) tidak boleh menutup mata terhadap kejahatan yang terjadi. Membiarkan kejahatan sama halnya berstatus sebagai pelaku kejahatan pula.

“Kami akan bersurat secara resmi kepada Polda NTB agar memberikan efek jera terhadap pelaku tambang ilegal. Polda NTB tidak boleh membiarkan hal semacam ini berlarut karena jika Polda NTB menutup mata maka wajar kami punya kecurigaan ada persekongkokolan jahat didalamnya”. Tutup Sugeng

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 11 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mukraidin

Editor: Redaksi NTB

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar
Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Berita ini 292 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Berita Terbaru