LSM Trinusa Laporkan Dugaan Korupsi dan Pemborosan APBD Lampung Selatan 

Oplus_131072

Oplus_131072

Lampung Selatan DNID MEDIALAMPUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa Kabupaten Lampung Selatan melayangkan laporan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dan *pemborosan anggaran* ke Bidang Tipikor Polres setempat. Laporan tersebut menyasar proyek rehabilitasi gedung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung senilai Rp802.555.000 yang dianggarkan melalui APBD Kabupaten Lampung Selatan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 

Ferdy Saputra Lambardo, Ketua DPC LSM Trinusa Lampung Selatan, menegaskan bahwa proyek tersebut diduga sarat *cacat administrasi* dan indikasi *penghamburan anggaran*. “Kami menemukan ketidakwajaran dalam penganggaran dan pelaksanaan proyek ini. APBD Kabupaten Lampung Selatan seolah-olah dihamburkan untuk kegiatan yang tidak jelas urgensi dan spesifikasi teknisnya,” tegas Ferdy dalam jumpa pers di kantor LSM Trinusa, Jumat (14/10).

 

Menurut Ferdy, proyek yang dikerjakan oleh CV. SAI Lampung Khatulistiwa ini tidak hanya bermasalah secara administratif, tetapi juga menuai pertanyaan terkait kesesuaian alokasi dana. “Mengapa rehabilitasi gedung BPBD Provinsi justru dibiayai APBD kabupaten? Ini jelas anomali. Selain itu, dokumen lelang menunjukkan indikasi mark-up harga material dan ketiadaan bukti fisik pekerjaan yang memadai,” paparnya.

 

LSM Trinusa juga menyoroti dugaan kolusi antara oknum Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan dengan kontraktor. Ferdy menyebut, CV. SAI Lampung Khatulistiwa tidak memiliki rekam jejak memadai dalam proyek sejenis. “Proses tender tidak transparan. Ada kemungkinan proyek ini sengaja ‘dipotong’ untuk kepentingan pihak tertentu, sementara kualitas rehabilitasi dipertanyakan,” tambahnya.

 

Laporan ini semakin menguatkan kecurigaan publik soal maraknya praktik korupsi di sektor infrastruktur. Ferdy menambahkan, “Pemborosan APBD seperti ini merugikan masyarakat. Dana yang seharusnya untuk program prioritas justru dikelola secara tidak bertanggung jawab.”

 

Sementara itu, Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan belum memberikan tanggapan resmi. Masyarakat mendesak transparansi total. “Ini proyek darurat, tapi jika dikorupsi, kesiapan bencana bisa terancam. Harus ada pertanggungjawaban publik,” ujar warga setempat.

 

LSM Trinusa mendesak Pemkab Lampung Selatan melakukan audit internal dan memperketat pengawasan proyek APBD. “Kami akan pantau terus proses hukumnya. Korupsi di masa krisis harus ditindak tegas,” pungkas Ferdy. (Red)

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 23 April 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Tim

Editor: A Rachman

Sumber Berita: LSM Trinusa DPC Lampung Selatan

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA