Sembari Gowes Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Tinjau Tambak Udang Yang Tidak Berizin
Bupati Padang Pariamn, John Kenedy Azis dan Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat Beserta Rombongan Gowes dI Kantor Nagari Aur Malintang Selatan, Padang Pariaman
Aur Malintang Padang Pariaman, DNID Sumbar – Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memantau langsung kondisi pembangunan di daerah, dan menjenput Aspirasi, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, melaksanakan kegiatan bersepeda santai ke Nagari pada Sabtu (26/4). Rute yang ditempuh melintasi Nagari III Koto Amal Selatan, Nagari Gasan Gadang, hingga Nagari Kuranji Hilir.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Rudi Rilis, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan wali nagari setempat. Rombongan mengawali perjalanan dari Kantor Wali Nagari III Koto Amal Selatan, dengan empat titik pemberhentian utama: Korong Balai Baiak, Korong Piliang, Kantarok di Nagari Batang Gasan, dan Puskesmas Sungai Limau.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa kegiatan bersepeda ini akan menjadi agenda rutin dua kali dalam sebulan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan berada di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran para kepala OPD juga penting agar mereka dapat langsung merespons persoalan yang ditemukan dan menyusun program-program dinas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Selama peninjauan, rombongan menemukan beberapa persoalan yang disampaikan masyarakat, di antaranya mengenai pemekaran nagari, kerusakan jalan, saluran irigasi yang tidak berfungsi, serta lahan perkebunan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, turut dilakukan peninjauan terhadap tambak udang yang tidak berizin dan beberapa tambak yang sudah tidak beroperasi.
Di Puskesmas Sungai Limau, yang menjadi pemberhentian terakhir, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan pasien serta tenaga kesehatan yang bertugas, didampingi oleh Kepala Puskesmas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat mempercepat penyusunan langkah-langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan yang ada, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Sembari Gowes Bupati dan Wakil Bupati Padang Pariaman Tinjau Tambak Udang Yang Tidak Berizin
SENIN, 28 APRIL 2025
Aur Malintang Padang Pariaman, DNID Sumbar - Dalam rangka mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus memantau langsung kondisi pembangunan di daerah, dan menjenput Aspirasi, Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, melaksanakan kegiatan bersepeda santai ke Nagari pada Sabtu (26/4). Rute yang ditempuh melintasi Nagari III Koto Amal Selatan, Nagari Gasan Gadang, hingga Nagari Kuranji Hilir.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Rudi Rilis, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, dan wali nagari setempat. Rombongan mengawali perjalanan dari Kantor Wali Nagari III Koto Amal Selatan, dengan empat titik pemberhentian utama: Korong Balai Baiak, Korong Piliang, Kantarok di Nagari Batang Gasan, dan Puskesmas Sungai Limau.
Bupati John Kenedy Azis menyampaikan bahwa kegiatan bersepeda ini akan menjadi agenda rutin dua kali dalam sebulan.
"Kegiatan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lapangan dan berada di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran para kepala OPD juga penting agar mereka dapat langsung merespons persoalan yang ditemukan dan menyusun program-program dinas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Bupati.
Selama peninjauan, rombongan menemukan beberapa persoalan yang disampaikan masyarakat, di antaranya mengenai pemekaran nagari, kerusakan jalan, saluran irigasi yang tidak berfungsi, serta lahan perkebunan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Selain itu, turut dilakukan peninjauan terhadap tambak udang yang tidak berizin dan beberapa tambak yang sudah tidak beroperasi.
Di Puskesmas Sungai Limau, yang menjadi pemberhentian terakhir, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan pasien serta tenaga kesehatan yang bertugas, didampingi oleh Kepala Puskesmas.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat mempercepat penyusunan langkah-langkah konkret dalam menjawab berbagai persoalan yang ada, sehingga pembangunan dapat berjalan lebih merata dan tepat sasaran di seluruh wilayah.