Pegawai Mega Finance Tidak Sopan Terhadap Nasabah, Pimpinan Sampaikan Permohonan Maaf

Makassar, DNID.co.id – Pimpinan Cabang Mega Finance Daya Makassar M.Khatim meminta maaf atas kesalahan pegawai Mega Finance saat melakukan konfirmasi angsuran dengan cara tidak sopan terhadap nasabah.

 

Hal itu disampaikan saat beberapa awak media mendatangi Kantor Mega Finence Daya Ruko Bukit Katulistiwa Paccerakkang, Kec. Biringkanaya, Kota Makassar Sulsel pada Jumat (9/5/25) siang.

 

“Saya sebagai pimpinan mega finence cabang daya meminta maaf atas prilaku yang tidak sopan pegawai kami terhadap nasabah,” pintanya.

 

Lanjut iya katakan, Biasa konfirmasi via telepon itu ada dua, Mega Finence pusat dan Cabang, akan tetapi apa yang disampaikan dengan cara seperti itu (kasar dan memaksa) saya rasa tidak pantas.

 

“Kami sekali lagi meminta maaf, dan hal ini tentunya sebagai bahan evaluasi kami kedepan agar bisa lebih ramah lagi. ” Jelasnya.

 

Iya juga katakan, kemungkinan pegawai (Mega Finance) saat menkonfirmasi ada masalah dirumah yang dibawa kekantor sehingga imbasnya lari nasabah.

 

“Seharusnya hal ini tidak terjadi, apalagi saya lihat di sistem, nasabah tersebut baru nunggu satu hari. Sekali lagi kami memohon maaf,” tutup Pinca Mega Finance Daya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 10 Mei 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: 02 MR

Editor: Admin

Sumber Berita: Mega Finance Daya

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA