Ada Nama, Ada Lokasi, Tapi Tak Ada Tersangka Hingga Penanganan Kasus Sapi di Bone Dipertanyakan  

BONE, DNID.co.id – Kasus pencurian enam ekor sapi limosin yang terjadi pada Kamis, 12 Desember 2024, di Dusun Weddae, Desa Patangga, Kecamatan Tellu Siattinge, Kabupaten Bone, hingga kini belum menemui titik terang.

 

Sudah lima bulan berlalu, namun pihak berwenang belum berhasil mengungkap siapa pelaku di balik pencurian tersebut.

 

Menurut keterangan pihak keluarga korban, Usman, dua hari setelah kejadian, pemilik sapi, H. Suradi, telah melaporkan kasus tersebut ke Polsek Tellu Siattinge.

 

Namun, tak lama berselang, seorang pria bernama Connang datang menemui H. Suradi dan mengklaim bahwa hanya dirinya yang mampu mengungkap pelaku pencurian.

 

“Cuma saya yang bisa ungkap siapa yang ambil sapi itu,” kata Connang kepada H. Suradi, seperti disampaikan kembali oleh korban.

 

Connang kemudian menyebut beberapa nama yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut. Di antaranya, inisial IB yang disebut sebagai mata-mata, CM sebagai pelaku yang membawa sapi, dan ST yang diduga sebagai penjaga sapi di wilayah Lemppong.

 

Kapolsek Tellu Siattinge juga sempat menyampaikan kepada keluarga korban bahwa sapi-sapi tersebut sudah terbagi dua, sebagian berada di wilayah Kabupaten Bone dan sebagian lainnya di Kabupaten Soppeng.

 

“Kapolsek bilang waktu kami temui, katanya sapi itu sudah terbagi dua. Ada yang di Soppeng, ada juga yang masih di Bone,” ujar Usman mengutip pernyataan tersebut kepada Media DNID.co.id Minggu (01/06/2025).

 

Lebih lanjut, H. Suradi mengaku pernah membawa tali bekas pengikat sapi yang hilang sebagai barang bukti ke Polsek, namun belum bisa dijadikan barang bukti oleh pihak kepolisian.

 

“Saya sendiri yang bawa tali pengikat sapi sebagai alat bukti, tapi katanya itu tidak bisa dijadikan barang bukti,” ungkapnya dengan nada kecewa.

 

Keluarga korban menilai bahwa informasi mengenai keberadaan sapi sudah diketahui, namun penanganan kasus ini belum menunjukkan hasil yang jelas.

 

Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini, menangkap para pelaku, dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

 

Disamping itu, mereka juga meminta transparansi serta kejelasan dari pihak kepolisian dalam penanganan kasus ini.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 1 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ricky

Editor: Admin

Sumber Berita: Redaksi Sulsel

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Selasa, 3 November 2026 - 08:28 WITA

Curas di Samping Tol Makassar, Pelaku Diringkus Polrestabes Makassar

Berita Terbaru