Komisi X DPR RI Berikan Catatan Penting Terkait Rencana Penulisan Ulang Sejarah Indonesia

Berita Harian, dnid.co.id – Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, My Esti Wijayati, menyampaikan beberapa catatan penting terkait rencana pemerintah untuk menulis ulang sejarah Indonesia.

Proyek yang akan digarap oleh Kementerian Kebudayaan melibatkan 120 sejarawan yang diketuai oleh Prof Susanto Zuhdi. Rencana ini menuai banyak kontroversi dari berbagai kalangan.

Olehnya itu, Wakil Ketua Komisi X DPR-RI, My Esti Wijayati, menekankan pentingnya keterbukaan partisipasi publik dalam rencana penulisan sejarah Indonesia ini, khususnya bagi mereka yang fokus dalam mengkaji sejarah Indonesia.

” Meskipun itu (pihak yang) kontra untuk bisa dilibatkan atau dilakukan komunikasi publik atau uji publik untuk dijadikan pegangan dan dipelajari oleh anak bangsa,” ujar My Esti Wijayati dikutip dari YouTube DPR-RI, Senin (2/6/2025).

Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan ini menyampaikan beberapa catatan Komisi X dalam rencana pemerintah dalam penulisan sejarah ulang sejarah Indonesia.

“Saya kira cukup bagus agar kemudian juga menjadi ruang-ruang publik untuk bisa menyampaikan aspirasi terkait dengan sejarah,” tutupnya.

Adapun beberapa catatan tersebut di antaranya:
1. Tidak melabelinya sebagai sejarah Indonesia yang resmi.
2. Tidak dilakukan secara tergesa-gesa.
3. Tidak menargetkannya selesai pada bulan Agustus 2025.
4. Pelibatan partisipasi publik yang lebih luas, khususnya para sejarawan.

Simpan Gambar:

Senin, 2 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Renaldy Pratama

Editor: Admin

Sumber Berita: YouTube DPR RI

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Makassar Raih Penghargaan EPPD 2025, Satu-satunya Daerah Luar Jawa di Peringkat Teratas
Sinergi PKH dan Perhutanan Sosial di Gowa Dorong Kemandirian KPM Berbasis Ekonomi Hutan
Miris! Dari 484 Perpustakaan di Jeneponto, Hanya 10 yang Terakreditasi
Mahasiswa Tewas Usai Tabrakan Motor vs Dump Truk di Poso, Kasat Lantas Imbau Hati-hati Berkendara
Di Pantai Galesong, Ikatan Thunder Makassar Rayakan 20 Tahun Kebersamaan
Presiden Prabowo Subianto Kurban 25 Sapi di Sulsel, Peternak Lokal Ikut Diberdayakan
Kasus Pelecehan di Perguruan Tinggi Meningkat, Ini Langkah Tegas Pemprov Sulsel
Aksi Nyata TNI di Gowa, Koramil Tompo Bulu Gotong Royong Lebarkan Akses Jalan ke TPU
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 09:02 WITA

Makassar Raih Penghargaan EPPD 2025, Satu-satunya Daerah Luar Jawa di Peringkat Teratas

Selasa, 28 April 2026 - 07:59 WITA

Sinergi PKH dan Perhutanan Sosial di Gowa Dorong Kemandirian KPM Berbasis Ekonomi Hutan

Selasa, 28 April 2026 - 00:31 WITA

Miris! Dari 484 Perpustakaan di Jeneponto, Hanya 10 yang Terakreditasi

Selasa, 28 April 2026 - 00:19 WITA

Mahasiswa Tewas Usai Tabrakan Motor vs Dump Truk di Poso, Kasat Lantas Imbau Hati-hati Berkendara

Senin, 27 April 2026 - 14:47 WITA

Di Pantai Galesong, Ikatan Thunder Makassar Rayakan 20 Tahun Kebersamaan

Minggu, 26 April 2026 - 22:57 WITA

Presiden Prabowo Subianto Kurban 25 Sapi di Sulsel, Peternak Lokal Ikut Diberdayakan

Minggu, 26 April 2026 - 22:14 WITA

Kasus Pelecehan di Perguruan Tinggi Meningkat, Ini Langkah Tegas Pemprov Sulsel

Minggu, 26 April 2026 - 21:55 WITA

Aksi Nyata TNI di Gowa, Koramil Tompo Bulu Gotong Royong Lebarkan Akses Jalan ke TPU

Berita Terbaru