Guru Kepsek TK Paud di Makassar Diduga Tahan Ijazah Murid, Orang Tua Kecewa Anak Korban Putus Sekolah Dasar.

DNID Makassar – Kepala sekolah Paud Tunas Muda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan Asmuma Alwis diduga kembali berulah dengan tak memberikan ijazah kepada seorang anak murid Inisial U (6).

Diduga kuat tindakan yang dilakukan kepsek itu lantaran orang tua siswa itu sempat protes terkait pembayaran penamatan hingga viral.

Orang tua siswa itu pun sontak kaget karena ulah kepsek tidak memberikan Ijasa sehingga membuat anaknya kesulitan untuk mendaftar masuk di sekolah dasar (SD).

Rahmawati (33) menjelaskan pada pekan lalu para siswa-siswi Paud Tunas Muda menerima ijazah. Karena agenda penerimaan ijazah berlangsung iapun ingin juga mengambil ijazah anaknya.

Namun kepala sekolah Paud Tunas Muda kemudian menyampaikan agar mengurus ijazah ke di Dinas Pendidikan Kota Makassar saja.

“Ijazah anakku tidak di kasih dan disuruh urus ke Dinas. Ambil ijazah juga tidak ada yang gratis loh,” katanya sembari menirukan ucapan Kepala Sekolah Paud Tunas Muda.

Dia pun bergegas menuju Dinas Pendidikan Kota Makassar untuk menanyakan hal demikian. Namun saat itu pihak dinas menyampaikan bahwa ijazah siswa Paud Tunas Muda sudah diambil semuanya, termasuk ijazah anaknya.

“Orang dinas mengatakan bahwa ijazah sudah di ambil semua Paud Tunas Muda,” tambahnya.

Selain itu, saat berada di kantor dinas pendidikan, ia sempat mempertanyakan perihal sekolah Paud Tunas Muda yang tidak memberikan ijazah anaknya kepada Kabid.

“Saya pertanyakan tentang ijazah terus pak Kabid bilang akan bantu untuk sampaikan ke kepala skolah. Dan pada hari rabu sore sekitar di tgl (25-6)ada chatnya kepala sekolah ke pak Kabid untuk menyuruh orang tua siswa bawa materai 2 lembar,” terangnya.

 

Setelah mendapat informasi Kabid, ia lalu mendatangi sekolah Paud Tunas Muda. Namun pihak sekolah mengizinkan masuk bahkan berbagai alasan disampaikan oleh pihak keluarga pemilik sekolah Paud tersebut.

“Saya ke sekolah mi tapi tidak di bukakan pagar dan alasan tidak ada. Keesokan harinya saya kesana lagi keluarganya bilangnya tidak adaki, malam baru ada. sehingga Mamanya kepsek tersebut mengusir kami,” ungkap dia.

Kemudian Kabid Dinas Pendidikan Kota Makassar pertemukan orang tua siswa dengan Kepsek Paud Tunas Muda. Dalam pertemuan itu Kepsek meminta kedua orang tua siswa membawa materi 2 lembar dan harus tanda tangan surat pernyataan orang tua murid.

Surat pernyataan pihak Kepala sekolah Paud

“Hanya saya yang seperti ini. yang orang tua lain tidak surat pernyataan, Tegasnya.Kepala sekolah tersebut menyingung kami di muka umum orang tua murid.”

Bahkan dia Kepsek umumkan ada yang mencuri data, salah lawan ko, dan kembali mengumumkan bisa mengambil ke dua orang tua murid ijazah asal syaratnya buat pernyataan sebut Kepala sekolah tunas muda.

“Saya sangat kecewa dengan kebijakan pihak sekolah. saya mau daftar masuk sekolah SD namun tidak ada ijazah tamatan Ke TK anakku sudah kurang lebih 2 tahun skolah di Paud Tunas Muda muda,” tutup Rahmawati. (Minggu 29 Juni 2025).

Terpisah Setelah di konfirmasi via Whatsap Kepalah Sekolah Paud Tunas Muda Enggan Berkomentar Saat di Hubungi.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Minggu, 29 Juni 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Mursalim

Editor: Admin

Sumber Berita: Rahmawati Ortu Murid

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak
Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab
Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang
Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri
Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading
Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026
Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah
BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal
Berita ini 161 kali dibaca
Guru Kepsek Paud di Makassar Diduga Tahan Ijazah Murid, Orang Tua Kecewa Anak Putus Sekolah Dasar.

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:13 WITA

Sulsel Jadi Provinsi Luar Jawa dengan Penyelenggaraan Sekolah Rakyat Terbanyak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:03 WITA

Upacara Sumpah Pemuda di Athirah, Siswa Belajar Kepemimpinan dan Tanggung Jawab

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:31 WITA

Menelusuri Jejak Lintas Laut, Alumni FIB Unhas Bedah Hubungan Bugis Makassar–Melayu Pahang

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:00 WITA

Pimpin Upacara Hari Santri 2026, Munafri: Santri Punya Peran Strategis Bangun Negeri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:29 WITA

Semarak Hari Santri 2026, Siswa MA YMPI Rappang Tuangkan Kreativitas Lewat Mading

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:51 WITA

Santri MAN 2 Parepare Gelar Lomba Pidato dan Cerdas Cermat Fikih, Semarakkan Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Cegah Tawuran Anak Muda, Disdik Makassar Berikan Beasiswa untuk Siswa Lanjut Sekolah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 00:23 WITA

BPK Bongkar Rp2,7 Miliar KIP-Kuliah Disalurkan kepada 320 Mahasiswa yang Telah Meninggal

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA