Waspada!! Penipuan Modus Segitiga, Penjual dan Pembeli Dibohongi dengan Skenario Perantara

DNID MAKASSAR – Masyarakat kembali diimbau untuk semakin waspada terhadap Modus Penipuan dengan skenario segitiga penipuan, di mana penipu memposisikan diri sebagai perantara palsu antara penjual dan pembeli.

Dalam modus ini, penipu akan mengaku sebagai pembeli kepada penjual, kemudian mengatakan akan mengirimkan saudaranya untuk memeriksa barang.

Sebaliknya, kepada pembeli asli, penipu akan berpura-pura menjadi penjual yang sedang tidak berada di tempat, namun akan mengutus keluarganya untuk mewakili pengecekan barang.

Skenario ini dirancang agar penjual dan pembeli asli tidak pernah saling berkomunikasi secara langsung.

Penipu akan memberikan berbagai alasan agar komunikasi hanya melalui dirinya, seperti dalih bahwa orang yang mewakili tidak tahu detail harga barang. Dengan cara ini, penjual maupun pembeli akan tetap berada dalam kendali penipu.

Setelah barang disepakati, pembeli diarahkan untuk mentransfer uang ke rekening penipu, bukan ke penjual asli. Setelah uang diterima, penipu menghilang, sementara penjual dan pembeli sama-sama dirugikan.

Untuk menghindari kejahatan ini, masyarakat diimbau untuk:

Sebisa mungkin melakukan transaksi COD (cash on delivery).

Jika harus transfer, pastikan dana dikirim langsung ke rekening penjual, bukan ke pihak ketiga.

Konfirmasi identitas dan nama pemilik rekening dengan teliti.
Mintalah nota resmi atau bukti transaksi yang sah.

Jangan mudah percaya pada orang yang belum pernah dikenal atau ditemui secara langsung.

Penjual dan pembeli juga diingatkan untuk selalu berkomunikasi langsung untuk memvalidasi informasi. Jangan ragu untuk membatalkan transaksi jika menemukan kejanggalan.

Tetap waspada, lindungi diri dan orang terdekat dari segala bentuk penipuan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 12 Juli 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Kingzhe

Editor: Admin

Sumber Berita: Humas Polrestabes makassar

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung
Kasus BBM Belitung Memanas, Polisi Akhirnya Buka Suara
Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah
Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan
Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap
Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu
Berita ini 208 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Minggu, 1 November 2026 - 20:16 WITA

Mengapa Maslih Jadi Tersangka tetapi Tidak Ditahan, Ini Penjelasan Kapolres Belitung

Minggu, 1 November 2026 - 17:02 WITA

Sengketa Lahan Pantai Takari: Ahli Waris Ajukan PK ke Mahkamah Agung, Soroti Dugaan Mafia Tanah

Minggu, 1 November 2026 - 14:18 WITA

Sempat Viral Usai Dianiaya, Korban Resmi Laporkan Appang ke Polres Gowa, Kuasa Hukum Minta Keadilan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WITA

Polsek Panakukkang Ungkap Dua Kasus Pencurian, Pelaku Jampang Ditangkap

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:52 WITA

Operasi KRYD Polda Sulsel di Makassar, Empat Orang Diamankan Bersama Barang Bukti Sabu

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:00 WITA

Terpancing Live TikTok, Pemuda Bawa Senapan Angin Hendak Ikut Tawuran di Makassar, Polisi Amankan 7 Orang

Berita Terbaru

Peristiwa

Polisi Hadir, Ancaman Lalu Lintas Pelajar Diantisipasi

Senin, 2 Nov 2026 - 11:16 WITA