Bantuan UEP dan KUBE Senilai Rp 695 Juta Disalurkan di Tolitoli, Wakil Bupati Tekankan Penggunaan Dana yang Bijak

DNID.co.id – Toli – Toli, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Sosial kembali menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk masyarakat Kabupaten Tolitoli. Penyerahan simbolis bantuan yang totalnya mencapai Rp 695 juta ini berlangsung di Aula Balre Tau Dako Liput, Rumah Jabatan Bupati Tolitoli, pada Selasa (12/8/2025) dari pukul 10.00 hingga 13.30 WITA.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat penting daerah, di antaranya Ketua DPRD Tolitoli Hj. Sriyanti DG Parebba, Sekretaris Daerah Moh. Asrul Bantilan, S.Sos, Kepala Bank Sulteng Cabang Tolitoli, dan Kepala Dinas Sosial Tolitoli Muhajir Amin, S.STP, M.AP. Meski Bupati Tolitoli berhalangan hadir karena agenda Pemerintah Daerah yang padat—terdapat tiga kegiatan resmi pada hari yang sama—penyerahan bantuan tetap berjalan lancar, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tolitoli Moh. Besar Bantilan.

Pesan Pemerintah Daerah

Membacakan sambutan tertulis Bupati, Wakil Bupati Moh. Besar Bantilan menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga wujud perhatian pemerintah terhadap penguatan ekonomi keluarga.

“Bantuan UEP dan KUBE ini bukan hanya untuk membantu dari sisi finansial, tetapi juga mendorong masyarakat agar lebih mandiri dan kreatif dalam mengelola usaha,” ujar Wabup.

Usai membacakan sambutan resmi, Wabup menambahkan pesan pribadi yang cukup tegas kepada penerima.

“Gunakanlah bantuan ini dengan penuh tanggung jawab. Jangan sampai disalahgunakan, apalagi untuk kegiatan yang tidak bermanfaat seperti perjudian. Jadikan modal ini sebagai langkah awal membangun usaha yang berkelanjutan, agar bisa meningkatkan penghasilan dan membantu keluarga,” pesannya.

Harapan dari Dinas Sosial

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Tolitoli Muhajir Amin menjelaskan bahwa program bantuan ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah untuk mengurangi angka kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi.

“Ini adalah modal usaha, bukan dana konsumsi. Gunakan untuk mengembangkan potensi yang ada di lingkungan masing-masing sehingga manfaatnya berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya dilihat dari jumlah bantuan yang tersalurkan, tetapi dari hasil usaha yang dapat diukur dalam jangka panjang.

>“Kami akan memantau perkembangan usaha para penerima. Harapannya, program ini benar-benar tepat sasaran dan mampu memberi dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Rincian Bantuan

UEP Keluarga Fakir Miskin: 65 penerima × Rp 10 juta = Rp 650.000.000

UEP Bekas Warga Binaan Lapas: 5 penerima × Rp 5 juta = Rp 25.000.000

KUBE Karang Taruna Desa Sandana: 1 kelompok × Rp 20 juta = Rp 20.000.000

Total Bantuan: Rp 695.000.000

Suasana Acara

Acara penyerahan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur. Setelah penyerahan simbolis kepada perwakilan penerima, kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Beberapa penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada pemerintah, sambil berharap dapat memanfaatkan dana tersebut untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha yang sudah ada.

Di tengah padatnya agenda Pemda Tolitoli, penyaluran bantuan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tetap memprioritaskan program-program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran para pejabat daerah juga menjadi simbol dukungan moral bagi penerima bantuan agar terus berusaha mandiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 13 Agustus 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Syalam

Editor: Hasriady

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

SPBU Lamalaka Disorot, Petugas Dishub Bantaeng Diduga Tetap Dilayani Isi BBM Meski Pelat Genap
Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan
Petugas Mengamankan Ratusan Karung Timah Tanpa Pemilik Dari Pesisir Belitung
Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah
Praktisi Hukum Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Peredaran iPhone Ber-IMEI Tak Terdaftar di Makassar
Sopir Truk Ungkap Dugaan Setoran Bulanan Tambang Galian C ke Oknum Kanit Polres Bantaeng
Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Polisi Turun Tangan
Owner Coffee Towafa Bagikan Es Kopi Gratis untuk Pengendara yang Antre di SPBU Gowa
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 08:44 WITA

SPBU Lamalaka Disorot, Petugas Dishub Bantaeng Diduga Tetap Dilayani Isi BBM Meski Pelat Genap

Kamis, 17 September 2026 - 14:39 WITA

Dugaan Calo Berkedok Travel Marak di Imigrasi Makassar, Urus Paspor Kilat Bayar Jutaan

Kamis, 17 September 2026 - 06:41 WITA

Petugas Mengamankan Ratusan Karung Timah Tanpa Pemilik Dari Pesisir Belitung

Rabu, 16 September 2026 - 18:32 WITA

Dalih Operasional MBG, Satreskrim Polresta Gowa Bongkar Dugaan Penggelapan 19 Mobil Rental Lintas Daerah

Selasa, 15 September 2026 - 15:34 WITA

Praktisi Hukum Desak Polda Sulsel Usut Dugaan Peredaran iPhone Ber-IMEI Tak Terdaftar di Makassar

Senin, 14 September 2026 - 14:15 WITA

Sopir Truk Ungkap Dugaan Setoran Bulanan Tambang Galian C ke Oknum Kanit Polres Bantaeng

Minggu, 13 September 2026 - 18:47 WITA

Tambang Ilegal Masih Beroperasi, Polisi Turun Tangan

Sabtu, 12 September 2026 - 17:20 WITA

Owner Coffee Towafa Bagikan Es Kopi Gratis untuk Pengendara yang Antre di SPBU Gowa

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA