Polsek Tamalatea Disorot, Terduga Pelaku Pengeroyokan di Jeneponto Belum Ditangkap

Jeneponto,DNID.co.id – Kasus pengeroyokan terhadap Sampara (30) warga Desa Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih bergulir.

Laporan Sampara sudah sebulan berlalu, namun terduga pelaku belum juga ditangkap polisi.Sampara pun mengaku kecewa dengan lambannya penanganan Polsek Tamalatea.

“Saya terusji diperiksa pak, sudah sekitar lima kali saya diperiksa. Terlapor baru satu kali, itu pun hari Senin 1 September 2025,” kata Sampara, Selasa (2/9/2025).

Ia menyebutkan, dirinya terakhir mendatangi Polsek Tamalatea pada Selasa (2/9/2025).

Di sana, ia menerima surat perkembangan kasusnya tertanggal 28 Agustus 2025.

Namun, ia merasa hanya dirinya yang bolak-balik diperiksa sementara para terlapor jarang hadir.

“Saya terusji disuruh ke kantor Polsek, sementara yang terlapor tidak kesana (beberapa kali). Lama sekali (kasusnya),” ujarnya dengan nada mengeluh.

Korban berharap, polisi segera menindak tegas para pelaku yang telah menganiayanya hingga nyaris tewas.

“Ituji saya mauku, ditangkap cepat itu pelaku,” pungkasnya.

Kanit Reskrim Polsek Tamalatea, Aiptu Syarifuddin saat dihubungi beberapa kali tidak menjawab telepon.

Sebelumnya diberitakan, Kasus pengeroyokan menimpa Sampara (30), warga Dusun Manrumpa, Desa Turatea Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).Peristiwa itu terjadi di Dusun Embo, Desa Turatea, Kecamatan Tamalatea, Minggu (3/8/2025) pukul 23:00 Wita.Sampara mengalami luka serius usai dianiaya tiga orang tak dikenal.

“Pertama saya melintas naik motor malam hari di Dusun Barandasi, Desa Turatea, tiba-tiba dilempar air mineral, setelah menoleh saya malah dimaki,” Ungkap Sampara.

Ia mengaku tak menaruh curiga dan tetap melanjutkan perjalanan.Namun tanpa sadar, ada yang membuntutinya dari belakang.

“Sesampainya di lokasi, motornya berdempetan dengan motor saya, baju saya ditarik dan disuruh berhenti, saya tanya ada apa, tiba-tiba mata kanan saya langsung ditinju,” bebernya.

Tak berhenti disitu, korban dikeroyok dan dipukul secara membabi buta.Bahkan helm korban digunakan pelaku untuk menghantam wajahnya.

“Bibir saya pecah, gigi rontok, penglihatan buram, baru seminggu setelah kejadian kelopak mata saya bisa terangkat,” ungkapnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Sabtu, 6 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: ITS

Editor: Kingzhie

Sumber Berita: Korban

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan
Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel
Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya
Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak
Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:56 WITA

Kecelakaan Maut di Gowa, Ponakan Tewas, Paman Malah Jadi Tersangka Usai Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan

Kamis, 5 November 2026 - 18:17 WITA

Viral Pencurian Ponsel Terungkap, Polisi Dalami Dua Lokasi Kejahatan di Babel

Kamis, 5 November 2026 - 12:23 WITA

Geger! 2 Tahanan Kasus Narkoba dan PPA di Bulukumba Kabur dari Sel, Begini Modusnya

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Selasa, 3 November 2026 - 20:20 WITA

Influencer Hina Anak Kebutuhan Khusus, Orang Tua Penyandang ABK Minta Penegak Hukum Bertindak

Selasa, 3 November 2026 - 09:13 WITA

Geruduk Mayora Group, LAM Sulsel Soroti Dugaan Kejahatan Lingkungan, Manajemen Enggan Temui Massa

Berita Terbaru