Proyek Dinas Pertanian Jeneponto Diduga Bermasalah, AMPJ Minta APH Turun Tangan

Berita Harian, dnid.co.id – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Jeneponto (AMPJ) resmi melaporkan dugaan korupsi pada tiga proyek Dinas Pertanian Kabupaten Jeneponto ke Polres Jeneponto, Rabu (24/9/2025). Laporan tersebut dilayangkan setelah AMPJ melakukan investigasi langsung di lokasi proyek dan menemukan banyak kejanggalan.

Ketua AMPJ, Rahmat Hidayat, SH., mengungkapkan bahwa tiga titik proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai anggaran sekitar Rp1 miliar tersebut meliputi pembangunan long storage, jalan tani, dan satu unit embung. Proyek itu dikerjakan oleh Dinas Pertanian melalui kelompok tani.

Hasil investigasi kami menunjukkan kondisi yang sangat fatal. Material proyek long storage masih berserakan, banyak tertutup semak belukar, dan bangunan tidak rampung alias mangkrak. Pengerjaannya tidak mengedepankan mutu, kualitas, maupun spesifikasi teknis. Mulai dari perencanaan hingga pengawasan, semua kami duga sarat dengan indikasi korupsi,” tegas Rahmat.

Ia menjelaskan, long storage seharusnya berfungsi sebagai bangunan konservasi air untuk menampung air hujan dan limpasan aliran permukaan, sehingga dapat mendukung produktivitas pertanian. Namun, bangunan tersebut tak kunjung selesai hingga kini.
Selain itu, jalan tani sepanjang ratusan meter yang dikerjakan juga dinilai tidak bermanfaat. Jalan tersebut tidak dilengkapi pondasi kiri-kanan dan hanya menggunakan material sertu seadanya. Kini kondisinya sudah kembali rata dengan tanah. Sementara embung yang dibangun pun sudah mengalami keretakan di sisi kiri dan kanan dinding bangunan.

Rahmat menilai anggaran sekitar Rp1 miliar yang telah dicairkan 100 persen justru menghasilkan proyek yang rusak, mangkrak, dan tidak memberi manfaat kepada masyarakat.

“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk memeriksa seluruh pejabat Dinas Pertanian yang terlibat, mulai dari KPA, PPK, PPTK, hingga Pelaksana. Semua harus diperiksa agar ada transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara,” tambahnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Rabu, 24 September 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Editor: Dito

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang
Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti
Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat
Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali
Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan
Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta
Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol
Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa
Berita ini 106 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WITA

Antisipasi Bentrokan Kelompok, Polsek Manggala Amankan Pemuda Bawa Parang

Senin, 2 November 2026 - 19:26 WITA

Kawal Kasus Kematian Tahanan di Sel Polsek Kajang, Aliansi Mahasiswa Bulukumba Tegaskan Tidak Berhenti

Senin, 2 November 2026 - 18:40 WITA

Tersembunyi di Kotak Rokok dan Kardus Lampu, Begini Cara Polisi Bongkar Kasus Sabu di Bangka Barat

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WITA

Dua Tahanan Polres Bulukumba Kabur Saat Salat Duhur, Satu Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 2 November 2026 - 12:10 WITA

Kasus Tanah Sadiq Belum Tuntas Sejak 2022, Unit Tahbang Polrestabes Makassar Buka Suara soal Tersangka Tak Ditahan

Senin, 2 November 2026 - 11:12 WITA

Kadus dan Rekannya Diduga Tipu Warga Bantaeng dengan Modus Titip Mobil, Korban Rugi Puluhan Juta

Senin, 2 November 2026 - 08:45 WITA

Terekam CCTV, Maling Kabel Penerangan Jalan di Bantaeng Diringkus Polisi: Duitnya Buat Sabu dan Judol

Minggu, 1 November 2026 - 20:19 WITA

Kasus Tanah Mandek Sejak 2022, Sadiq Pertanyakan Tersangka Bebas yang Diduga Hendak Jual Objek Sengketa

Berita Terbaru

Serba-Serbi

KBPBI Seret Nama Presiden Direktur Epson di Kasus Staycation

Selasa, 3 Nov 2026 - 01:33 WITA

Serba-Serbi

4 Ultimatum FSPGI untuk Epson, Ancam Boikot Produk

Selasa, 3 Nov 2026 - 00:52 WITA