Viral Kasus Penggelapan Mobil, Kapolsek Mandai dan Humas Polres Maros Saling Lempar Tanggung Jawab

Maros, dnid.co.id — Viral­nya kasus dugaan perlindungan penadah kendaraan hasil penggelapan oleh oknum penyidik Polsek Mandai menyeret perhatian publik. Namun upaya media mencari klarifikasi justru memperlihatkan sikap saling lempar tanggung jawab antara Kapolsek Mandai dan Humas Polres Maros.

Kapolsek Mandai yang pertama kali dimintai tanggapan memilih irit bicara. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan penjelasan, dan menyebut hak jawab sepenuhnya berada di Polres Maros melalui unit Humas.

“Sudah kami laporkan sama pimpinan dan nanti hak jawab ada di Humas,” ujar Kapolsek singkat whatsapp, Jum’at (12/12/2025).

Namun ketika Humas Polres Maros dikonfirmasi, pernyataan yang diterima justru berbeda. Kasi Humas Polre Maros AKP Ahmad menyatakan pihaknya telah menghubungi Kapolsek Mandai dan meminta agar media mendatangi Polsek untuk mendengar langsung keterangan Kapolsek terkait kronologi kasus.

“Saya sudah telpon Kapolsek, kalau bisa ditunggu datang ke Polsek. Nanti dijelaskan bagaimana kronologisnya,” kata Kasi Humas melalui telepon whatsapp, Jum’at (12/12/2025).

Hingga kini, tidak ada pernyataan resmi yang menjawab dugaan publik, baik dari Polsek Mandai maupun Polres Maros. Perbedaan pernyataan kedua pejabat tersebut menambah panjang tanda tanya soal transparansi penanganan perkara, terlebih setelah kasus ini menjadi viral di media sosial.

Publik menanti kejelasan arah penanganan kasus, sekaligus menunggu siapa sebenarnya yang bertanggung jawab memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Jumat, 12 Desember 2025

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Dito

Editor: Admin

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi
46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan
Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT
Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi
Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya
Berita ini 311 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 18:51 WITA

Sidang Praperadilan Hendy Memanas, Kerusakan MOT Dipersoalkan dalam Dugaan Korupsi

Kamis, 17 September 2026 - 18:50 WITA

46 Anggota DPRD Makassar Terseret Lebih Bayar Tunjangan Rp1,4 M, Rp339 Juta Belum Dikembalikan

Kamis, 17 September 2026 - 18:30 WITA

Praperadilan Hendy di PN Pangkalpinang: Penyidik Dicecar Dasar Penetapan Tersangka Dugaan Korupsi MOT

Kamis, 17 September 2026 - 16:55 WITA

Terekam dan Tertangkap, Pria Diduga Asusila di Tempat Umum Diamankan Polisi

Kamis, 17 September 2026 - 16:42 WITA

Dana BPJS Nakes Diduga Mengendap di RSUD Syekh Yusuf, Kejari Gowa Turun Telusuri Jejaknya

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA