Dua Polisi Polres Jeneponto Dipecat karena Narkoba, PTDH Digelar Diam-Diam?

Ilustrasi (AI) dua personel Polres Jeneponto Aiptu IA dan Bripka SP dipecat karena narkoba.

Ilustrasi (AI) dua personel Polres Jeneponto Aiptu IA dan Bripka SP dipecat karena narkoba.

Jeneponto, DNID.co.id – Dua oknum anggota Polres Jeneponto, Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) dipecat karena kasus Narkoba. Keduanya adalah Aiptu IA dan Bripka SP, petugas Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti).

Informasi ini diungkap salah satu personel Polres Jeneponto beberapa waktu lalu.

“PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) itu waktu bulan 11 (November 2025) SP sama IA, dia terjerat pidana karena narkotika,” ujar sumber kepada DNID.co.id.

Menurutnya, kasus IA dan SP bukan sekadar pelanggaran internal atau temuan positif narkoba oleh internal Polres. Melainkan sudah masuk ranah pidana umum dan diproses melalui pengadilan.

“Ini ada barang bukti, terkait penyalahgunaan narkotika,” lanjutnya.

Ia juga menyebut, SP dan IA telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) untuk membatalkan SK PTDH.

“Baru pertama kali ada (PTDH) di Jeneponto,” tuturnya.

Kronologi Penangkapan

Aiptu IA sebelumnya ditangkap oleh personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel, di Mapolres Jeneponto, Kamis (10/2/2022) pukul 21.40 Wita.

IA disebut menjadi perantara, antara pembeli dan bandar narkoba. Saat diamankan, ia kedapatan memegang 12 kemasan Sabu.

Delapan bulan berlalu, Senin (10/10/2025) pukul 01:00 Wita, giliran Bripka SP ditangkap di Belokallong, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Jeneponto.

SP diamankan bersama seorang pria berinisial IS (31) dan seorang perempuan berinisial SK (24). Barang diduga narkotika jenis sabu yang mereka konsumsi masih tersisa hampir dua saset.

Propam dan Humas Bungkam

DNID.co.id telah berupaya mengonfirmasi pihak internal kepolisian. Kasi Propam Polres Jeneponto, AKP Bakri saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, Minggu (15/2/2025), enggan memberikan keterangan rinci terkait PTDH IA dan SP.

“Mohon maaf, silakan berkomunikasi dengan Humas,” ujarnya singkat.

Sementara Kasi Humas Polres Jeneponto, AKP Kaharuddin memilih tidak merespon hingga kini, Selasa, (17/2/2026). Panggilan telepon WhatsApp DNID.co.id bahkan ditolak.

Sikap tertutup tersebut menimbulkan pertanyaan publik terkait transparansi institusi Polri dalam pemecatan dua anggotanya.

Padahal, keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan integritas kepolisian.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Selasa, 17 Februari 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Muh Alam Nasrullah Syam

Editor: Daeng Rola

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia
Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS
Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi
Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.
Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung
Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat
Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng
Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027
Berita ini 656 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:08 WITA

Beredar Kabar Penangkapan Pelaku Pemerkosaan Adik Ipar di Bantaeng, Identitas Korban-Pelaku Masih Rahasia

Rabu, 4 November 2026 - 23:48 WITA

Dari Pers, Pemerintahan hingga Bisnis, Alias Wello Beri Suntikan Motivasi untuk PJS

Rabu, 4 November 2026 - 22:00 WITA

Pemuda Rumbia Soroti Kualitas Proyek Talud dan Drainase, DPRD Sulsel Diminta Turun Mengawasi

Rabu, 4 November 2026 - 20:06 WITA

Modus Barcode Ganda dan Pelat Palsu Terungkap, Polisi Telusuri Jaringan Penyelewengan.

Rabu, 4 November 2026 - 20:00 WITA

Aliansi Mahasiswa Anti Mafia Hukum Tegas: Kawal Bibit Nanas dan Reklamasi Tanjung Bunga hingga Kejagung

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WITA

Mesin Kapal Mati dan Kabut Tebal, Begini Perjuangan Tiga Pemancing Pulang Selamat

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WITA

Setelah Hak Jawab Dimuat, Fakta Baru Terbongkar: Perbaikan Retak Proyek Rp12,8 Miliar Taccipi-Tokaseng

Rabu, 4 November 2026 - 12:52 WITA

Dari Batam untuk Pers Indonesia, Zulkifli Hasan Lantik Pengurus DPP PJS 2026–2027

Berita Terbaru