Buron Setahun, Pembunuh Sadis IRT Sapanang Jeneponto Ditembak Tim Pegasus Saat Coba Kabur

Tim Resmob Pegasus Polres Jeneponto tembak pembunuh sadis IRT di Sapanang. (dok:ist)

Tim Resmob Pegasus Polres Jeneponto tembak pembunuh sadis IRT di Sapanang. (dok:ist)

Jeneponto, DNID.co.id – Pelarian Wawan Saputra alias Bogar (36) terduga pelaku pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap Seorang ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan berakhir ditangan Polisi.

Pelaku diringkus di tempat persembunyiannya di BTN Fairuz Kalukubula, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pelaku yang buron selama setahun lebih ini terpaksa dihadiahi timah panas di kedua kakinya lantaran mencoba kabur dari kawalan polisi saat akan dibawa ke Mapolres Jeneponto.

“Petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur karena pelaku memberontak dan mencoba melarikan diri saat izin buang air kecil di tengah jalan,” kata Kasat Reskrim Polres Jeneponto AKP Nurman kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman. (Foto:Ist)

Setelah buron sejak Februari 2025, pelarian Bogar terendus oleh Tim Pegasus Satreskrim Polres Jeneponto. Polisi mendeteksi keberadaan pelaku yang bekerja sebagai buruh bangunan di Sulteng.

Petugas gabungan dari Resmob Polres Jeneponto yang dipimpin Dantim Pegasus Aiptu Abd Rasyad bersama Tim Resmob Polda Sulsel pimpinan AKP Wawan Suryadinata, serta Kanit Jatanras Polresta Palu Ipda Rastra Anggara. langsung mengepung lokasi tempat kerja pelaku hingga tak bisa berkutik.

Kepada polisi, Bogar mengakui semua perbuatan bejatnya. Sebelum membunuh korban yang bernama Basse Daeng Ngintang, pelaku sempat menggelar pesta minuman keras (miras) tradisional jenis ballo di rumah bos pemborongnya.

Dalam kondisi mabuk berat, pelaku berjalan kaki ke rumah korban pada dini hari sekitar pukul 03.30 Wita. Ia menyelinap masuk lewat pintu belakang rumah lalu menuju kamar korban yang sedang terlelap.

Menurut Kasat Reskrim, aksi Bogar tergolong sangat sadis. Untuk melancarkan aksi bejatnya, pelaku mengikat kedua tangan korban menggunakan kain jilbab. Tak hanya itu, wajah korban juga dibekap menggunakan bantal agar tidak berteriak.

“Dalam kondisi korban tak berdaya dan lemas akibat dibekap, pelaku melancarkan aksi pemerkosaan tersebut sebanyak dua kali hingga mengakibatkan korban tewas di tempat,” jelasnya.

Usai membunuh korban, Bogar sempat bersembunyi di wilayah BTP Kota Makassar. Setelah mendengar kabar bahwa kematian korban diselidiki polisi karena dinilai tidak wajar, pelaku panik.

Ia pun nekat kabur ke Palu, Sulteng, demi menghindari kejaran petugas. Untuk mengelabui polisi selama perjalanan, pelaku menumpang mobil truk dengan cara berpindah-pindah mobil hingga tiba di lokasi pelariannya.

Nahas bagi Bogar, usahanya untuk kembali lolos gagal total. Saat dikawal tim gabungan dalam perjalanan menuju Polres Jeneponto pada Sabtu (6/6), ia berdalih ingin buang air kecil.

“Saat itulah ia nekat mendorong polisi dan kabur. Tiga kali tembakan peringatan ke udara diabaikan pelaku, hingga akhirnya polisi menembak kedua betis kaki kanan dan kirinya,” terang AKP Nurman.

Pelaku sempat dilarikan ke RSUD Lanto Daeng Pasewang untuk perawatan medis sebelum akhirnya dijebloskan ke sel tahanan Polres Jeneponto guna mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya.

Simpan sebagai Kenangan

Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.

Simpan Gambar:

Senin, 8 Juni 2026

URL berhasil dicopy

URL berhasil dicopy

Penulis: Andi Muh Akbar Razak

Editor: Arief Daeng Sunu

Sumber Berita: Wawancara Narasumber

Penanggung Jawab: Ir. Herman Maddaung

Menghubungkan ke server...
Simpan Gambar:

Berita Terkait

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep
Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran
Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel
Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan
Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya
Supervisi Divisi Humas Polri di Polda Babel Perkuat Kehumasan Satwil dan Relasi Publik
Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla
Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 06:54 WITA

Ditbinmas Polda Sulsel Dorong Kolaborasi Polri dan Masyarakat Ciptakan Kamtibmas Kondusif di Pangkep

Kamis, 17 September 2026 - 23:06 WITA

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 September 2026 - 22:44 WITA

Adinda Putri Nabiilah Resmi Jadi Advokat, Siap Dampingi Masyarakat dan Insan Pers Babel

Kamis, 17 September 2026 - 22:31 WITA

Kanit Reskrim Polres Jeneponto Klarifikasi Soal Uang Rp25 Juta yang Viral: Itu Uang Jaminan

Kamis, 17 September 2026 - 21:40 WITA

Total Harta 3 Legislator Gowa yang Bertemu Bupati Husniah Capai Rp11,27 Miliar, Ini Rinciannya

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WITA

Kapolres Bangka Barat Perintahkan Polsek Jebus Perkuat Pencegahan Karhutla

Kamis, 17 September 2026 - 19:23 WITA

Kunjungan Kapolres Memperkuat Komunikasi Sekaligus Menunjukkan Perhatian Terhadap Personel Yang Sakit

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WITA

Kas Pemkab Bone Bermasalah, Rp2,6 Miliar SP2D-LS Diduga Mengalir Lewat Rekening Bendahara

Berita Terbaru

Kriminal Hukum

Personel Polrestabes Makassar Amankan Pemuda Bawa Busur Saat Tawuran

Kamis, 17 Sep 2026 - 23:06 WITA