Hastari Pimpin PMI Belitung Perkuat Sinergi Kemanusiaan Daerah
BELITUNG ,DNID.co.id –Hj. Hastari Wardiyanti resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IX PMI Kabupaten Belitung yang digelar di Ruang Rapat Batu Dinding Kantor Bappeda Belitung, Sabtu (20/6/2026). Terpilih tanpa lawan, Hastari langsung menegaskan komitmennya mempercepat pembentukan kepengurusan baru, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mengakselerasi program kemanusiaan di daerah.
Keputusan aklamasi tersebut lahir setelah seluruh pemilik hak suara menyatakan dukungan kepada Hastari. Proses pemilihan berlangsung tanpa munculnya kandidat lain, menandakan kuatnya konsensus internal organisasi terhadap figur yang kini dipercaya memimpin PMI Belitung selama lima tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Hastari langsung membeberkan agenda prioritas yang akan dikerjakan dalam waktu dekat. Fokus utama, kata dia, adalah menyusun struktur kepengurusan yang solid dan merancang program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Tentunya yang pertama adalah membentuk kepengurusan yang baru dan itu harus dilaksanakan secepatnya seperti yang diminta pimpinan sidang. Kemudian yang kedua membuat program-program yang akan dilaksanakan oleh pengurus yang baru nanti,” kata Hastari kepada awak media.
Menurutnya, keberhasilan PMI tidak hanya ditentukan oleh kekuatan organisasi, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Ia menegaskan PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang harus berdiri untuk semua golongan tanpa sekat kepentingan.
“Saya sangat setuju untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan dinas-dinas lain, berbagai kalangan, dan masyarakat. Karena PMI ini bukan milik seseorang, bukan milik pemerintah, bukan milik partai, tetapi milik seluruh masyarakat,” tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan stok darah melalui kegiatan donor darah, PMI Belitung juga akan memperkuat peran dalam penanganan bencana dan pelayanan kemanusiaan lainnya. Komitmen tersebut langsung ditunjukkan melalui aksi donor darah yang digelar usai Muskab di kawasan Kave Senang, Tanjungpandan.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengungkapkan proses aklamasi berjalan sesuai mekanisme organisasi. Dukungan penuh dari lima PMI kecamatan, unsur relawan, hingga PMI Kabupaten menjadi dasar kuat penetapan Hastari sebagai ketua terpilih.
“Karena tidak ada calon yang berbeda, maka disepakati dan diputuskan dilakukan secara aklamasi,” ujar Abdul Fatah.
Ia menjelaskan, setelah penetapan ketua, tahapan berikutnya adalah pembentukan tim formatur untuk menyusun susunan pengurus PMI Kabupaten Belitung periode 2026–2031. Hasilnya akan disampaikan kepada PMI Provinsi paling lambat 30 hari untuk mendapatkan pengesahan.
Lebih jauh, Abdul Fatah menegaskan PMI memegang peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam misi kemanusiaan. Organisasi ini tidak hanya bertugas menyediakan darah yang aman dan cepat terdistribusi, tetapi juga terlibat dalam penanganan bencana serta berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
“PMI harus senantiasa menyediakan darah yang aman, sehat, segar dan cepat terdistribusi manakala dibutuhkan,” katanya.
Terpilihnya Hastari menjadi momentum baru bagi PMI Belitung untuk memperkuat kapasitas organisasi dan memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan. Tantangan ke depan bukan hanya menjaga ketersediaan darah, tetapi juga memastikan respons cepat terhadap berbagai kebutuhan masyarakat yang memerlukan uluran tangan kemanusiaan.
Simpan sebagai Kenangan
Unduh artikel ini dalam format visual halaman koran klasik.
EDISI SPESIAL
Daily News Indonesia
Berita Harian Indonesia
WWW.DNID.CO.ID
Hastari Pimpin PMI Belitung Perkuat Sinergi Kemanusiaan Daerah
MINGGU, 21 JUNI 2026
BELITUNG ,DNID.co.id –Hj. Hastari Wardiyanti resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belitung periode 2026–2031 dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IX PMI Kabupaten Belitung yang digelar di Ruang Rapat Batu Dinding Kantor Bappeda Belitung, Sabtu (20/6/2026). Terpilih tanpa lawan, Hastari langsung menegaskan komitmennya mempercepat pembentukan kepengurusan baru, memperkuat sinergi lintas sektor, dan mengakselerasi program kemanusiaan di daerah.
Keputusan aklamasi tersebut lahir setelah seluruh pemilik hak suara menyatakan dukungan kepada Hastari. Proses pemilihan berlangsung tanpa munculnya kandidat lain, menandakan kuatnya konsensus internal organisasi terhadap figur yang kini dipercaya memimpin PMI Belitung selama lima tahun ke depan.
Usai ditetapkan sebagai ketua, Hastari langsung membeberkan agenda prioritas yang akan dikerjakan dalam waktu dekat. Fokus utama, kata dia, adalah menyusun struktur kepengurusan yang solid dan merancang program kerja yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
"Tentunya yang pertama adalah membentuk kepengurusan yang baru dan itu harus dilaksanakan secepatnya seperti yang diminta pimpinan sidang. Kemudian yang kedua membuat program-program yang akan dilaksanakan oleh pengurus yang baru nanti," kata Hastari kepada awak media.
Menurutnya, keberhasilan PMI tidak hanya ditentukan oleh kekuatan organisasi, tetapi juga oleh kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dan pemerintah. Ia menegaskan PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang harus berdiri untuk semua golongan tanpa sekat kepentingan.
"Saya sangat setuju untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan dinas-dinas lain, berbagai kalangan, dan masyarakat. Karena PMI ini bukan milik seseorang, bukan milik pemerintah, bukan milik partai, tetapi milik seluruh masyarakat," tegasnya.
Selain memastikan ketersediaan stok darah melalui kegiatan donor darah, PMI Belitung juga akan memperkuat peran dalam penanganan bencana dan pelayanan kemanusiaan lainnya. Komitmen tersebut langsung ditunjukkan melalui aksi donor darah yang digelar usai Muskab di kawasan Kave Senang, Tanjungpandan.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengungkapkan proses aklamasi berjalan sesuai mekanisme organisasi. Dukungan penuh dari lima PMI kecamatan, unsur relawan, hingga PMI Kabupaten menjadi dasar kuat penetapan Hastari sebagai ketua terpilih.
"Karena tidak ada calon yang berbeda, maka disepakati dan diputuskan dilakukan secara aklamasi," ujar Abdul Fatah.
Ia menjelaskan, setelah penetapan ketua, tahapan berikutnya adalah pembentukan tim formatur untuk menyusun susunan pengurus PMI Kabupaten Belitung periode 2026–2031. Hasilnya akan disampaikan kepada PMI Provinsi paling lambat 30 hari untuk mendapatkan pengesahan.
Lebih jauh, Abdul Fatah menegaskan PMI memegang peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam misi kemanusiaan. Organisasi ini tidak hanya bertugas menyediakan darah yang aman dan cepat terdistribusi, tetapi juga terlibat dalam penanganan bencana serta berbagai persoalan sosial kemasyarakatan.
"PMI harus senantiasa menyediakan darah yang aman, sehat, segar dan cepat terdistribusi manakala dibutuhkan," katanya.
Terpilihnya Hastari menjadi momentum baru bagi PMI Belitung untuk memperkuat kapasitas organisasi dan memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan. Tantangan ke depan bukan hanya menjaga ketersediaan darah, tetapi juga memastikan respons cepat terhadap berbagai kebutuhan masyarakat yang memerlukan uluran tangan kemanusiaan.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.